Ingat Ya! Sumbangan Sukarela Sekolah Harus Jelas Peruntukkannya

Uang

Uang

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Penggalangan dana yang dipungut Komite Sekolah kepada orangtua siswa dalam bentuk sumbangan, tak hanya sekadar bersifat sukarela, mengikat ataupun tidak memberatkan.

Namun sumbangan ini juga harus jelas peruntukkan dananya digunakan untuk keperluan apa.

Ketua Dewan Pendidikan Sumut Prof Syaiful Sagala menuturkan, sumbangan sukarela yang dikutip oleh Komite Sekolah memang dibolehkan. Hal ini diatur sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) No 17/2016 tentang Komite Sekolah.

Dalam aturan itu, Komite Sekolah dilarang menggalang dana dari orangtua siswa dalam bentuk pungutan/iuran yang bersifat mengikat. Namun penggalangan dana masih dibenarkan dalam bentuk sumbangan atau bantuan yang bersifat sukarela.

“Sumbangan sukarela memang dibenarkan, akan tetapi harus jelas program atau peruntukkannya untuk apa. Misalnya, apa saja yang masih bisa ditanggung sekolah. Lalu, apa saja yang tidak bisa ditanggung sekolah tetapi masih bisa diperlukan. Namun kalau hal ini tidak jelas programnya, ya orangtua murid harus menolak,” ungkap Prof Syaiful saat dihubungi akhir pekan ini.

Disebutkannya, selain harus jelas program atau peruntukkannya untuk apa saja sumbangan tersebut hanya dipungut satu kali dalam setahun. Artinya, tidak ada lagi bentuk sumbangan berikutnya dalam tahun yang sama.

“Jangan ada lagi sumbangan selanjutnya selama satu tahun. Kalau itu yang terjadi, jelas tidak benar dan memberatkan orangtua siswa,” sebut praktisi pendidikan dari Universitas Negeri Medan ini.



loading...

Feeds