TGB Sulit Melupakan Jasa Dahlan Islan

 Gubernur NTB Muhammad Zainul Majdi (kiri) dijamu makan siang dengan menu khas di kediaman Dahlan Iskan di Surabaya, kemarin.(ALLEX QOMARULLA/JAWA POS)

Gubernur NTB Muhammad Zainul Majdi (kiri) dijamu makan siang dengan menu khas di kediaman Dahlan Iskan di Surabaya, kemarin.(ALLEX QOMARULLA/JAWA POS)

POJOKSUMUT.com, SURABAYA-Di sela kegiatannya di Jawa Timur, kemarin (22/7/2017), Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr TGH M Zainul Majdi mengunjungi Dahlan Iskan. Pria yang akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB) itu mengaku tak bisa melupakan jasa mantan menteri BUMN itu dalam pembangunan wilayahnya.

Dalam pertemuan yang tak berlangsung lama itu, TGB banyak memaparkan perkembangan NTB. Diskusi juga diselipi soal keagamaan.

TGB menyebut Dahlan dan NTB punya keterikatan yang tak bisa dipisahkan. Salah satu peran Dahlan yang sampai sekarang dirasakan masyarakat di sana ialah perbaikan sistem kelistrikan. “Itu dilakukan sejak Pak Dahlan jadi dirut PT PLN,” kata alumnus Universitas Al-Azhar Kairo itu.

Ketika menjadi dirut PT PLN, Dahlan melakukan banyak perbaikan sistem kelistrikan di NTB. “Saat ini, bahkan di beberapa tempat sudah surplus listrik,” lanjut TGB yang datang dengan ditemani Direktur Lombok Post (Jawa Pos Group) Choirul Shodiq.

Beberapa tahun silam, krisis listrik memang menjadi momok bagi NTB. Dulu, di sana pemadaman listrik sudah seperti jadwal makan normal manusia. Pagi, siang, sore, juga malam. Bahkan, pada Maret 2010 silam, mahasiswa di sana sempat demo. Mereka menggalang dana agar PLN bisa menyewa mesin genset.

Nah, ketika Dahlan menjadi dirut PT PLN, NTB termasuk daerah yang mendapatkan prioritas penyelesaian krisis listrik. Pada era Dahlan, PLN bisa mewujudkan PLTU Jeranjang yang ada di Lombok Barat. PLTU dengan kapasitas 2×25 MW itu menjadi salah satu solusi penyelesaian krisis listrik di NTB.

Ketika menjadi menteri BUMN, Dahlan pun pernah punya ide besar mewujudkan waterfront city untuk mengatasi pendangkalan Teluk Bima. Menurut Dahlan, pendangkalan Teluk Bima harus dicarikan solusi. Sebab, itu yang membuat kapal besar tidak bisa merapat ke pelabuhan.



loading...

Feeds