Insiden Ricuh Penertiban di Jalan Bulan, Satpol PP Klaim Empat Anggotanya Terluka

Suasana ricuh penertiban Pasar Jalan Bulan, Selasa (25/7/2017).
foto : ist

Suasana ricuh penertiban Pasar Jalan Bulan, Selasa (25/7/2017). foto : ist

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Penertiban pedagang di Jalan Bulan berakhir ricuh, Selasa (26/7/2017). Pasalnya, ratusan pedagang memberikan perlawan saat Tim Gabungan Penegakan Perda Pasar Penampung Jalan Bulan yang dipimpin langsung Kasatpol PP Kota Medan, M Sofyan.

Sebanyak, empat petugas Satpol PP harus dilarikan ke RSUD dr Pirngadi Medan karena mengalami luka serius di bagian pelipis dan tangan.

Meski demikian penertiban terus berlanjut, dibantu 3 unit alat berat dan 1 unit mobil crane milik Dinas Pekerjaan Umum, tim gabungan berhasil merubuhkan sebanyak 386 kios yang telah belasan tahun dijadikan lapak berjualan.

Meski empat nggotanya terluka, namun Sofyan tetap menginstruksikan tim gabungan tetap maju dan menuntaskan pembongkaran. Sekitar pukul 14.00 WIB, kios penampungan berhasil dikosongan dan dirubuhkan.

“Dalam tiga hari ini, kita targetkan seluruh kios penampungan harus bersih. Setelah itu SKPD terkait akan melakukan penataan sesuai dengan tupoksinya masing-masing,” kata Sofyan.

Dengan penertiban yang dilakukan ini, Sofyan berharap agar para pedagang yang selama ini berjualan di kios penampungan Jalan Bulan dapat berjualan di sejumlah pasar tradisionil milik Pemko Medan diantaranya Pasar Induk Laucih, Pasar Sentral, Pasar Sentosa dan Pasar Halat.

“Jika pedagang tidak berkenan, mereka dapat mengusulkan kepada PD Pasar untuk mendapatkan tempat di pasar lainnya yang dikehendaki di Kota Medan,” ungkapnya.

Usai melakukan penertiban, Sofyan menegaskan tim gabungan akan terus melakukan pengawasan selama tiga hari guna mencegah para pedagang berjualan kembali.

“Kita harapkan selama tiga hari ini, SKPD terkait juga dapat bekerja untuk menormalisasi dan melakukan penataan di kawasan Jalan Bulan,” tegasnya. (*/pojoksumut)



loading...

Feeds