Unggah Video Saat Takbir Sambil Beroget Ria, Lima Remaja Ini Dipecat

Para remaja yang kedapatan mengumandangakan takbir sambil berjoget

Para remaja yang kedapatan mengumandangakan takbir sambil berjoget

POJOKSUMUT.com, PENYALANGGUNAAN medis sosial kembali terjadi. Kali ini, satu video lima remaja tersebar di jejaring sosial media.

Video tersebut memperlihatkan dua laki-laki dan tiga perempuan wanita sedang berjoget sambil mengumandangkan takbir diiringi suara musik dugem.

Kelima remaja yang diduga asal Tangerang itu menuai kecaman dari pengguna sosial media.

Hingga akhirnya mereka mengunggah sebuah video permintaan maaf pada akun sosial media pada Minggu (23/7/2017) kemarin.

Di akun @anggitaap1212, video permintaan maaf yang diposting ada tiga buah.
“Mohon maaf yang sebesar-besarnya atas video yang telah tersebar,” tulis pemilik akun.

“Kami meminta maaf, atas nama akun saya @anggitaap1212, saya meminta maaf atas video saya yang tidak mengenakkan hati Anda. Saya meminta maaf,” ujar remaja pertama.

“Dan saya @oktavianimu yang berbicara Allah Akbar, saya minta maaf yang sebesar-besarnya. Saya berjanji tidak mengulanginya kembali,” kata remaja kedua.

“Kami bertiga meminta maaf yang sebesar-besarnya,” ujar remaja putri ketiga.

“Tolong bantu share video ini agar kami tidak masuk ke jalur hukum. Terima kasih,” timpal remaja pertama.

“Minta maaf yang sebesar-besarnya,” ujar ketiganya.

Kemudian di video ketiga, tertulis caption: Kami atas nama @anggitaap1212 @oktavianimu @putikurniaaa ingin mengklarifikasi dan meminta maaf yang sebesar-besarnya atas apa yang telah kami ucapkan dan kami tidak bermaksud untuk menjelekkan dan mencemarkan nama baik agama kami. Kami meminta maaf sebesar-besarnya kepada ormas-ormas yang tersinggung atas perkataan kami. Kami berjanji tidak akan mengulanginya dan akan lebih berhati-hati dalam berbicara dan berperilaku.

Namun, usai memintaa maaf, dikabarkan kelima remaja itu dipecat dari perusahaan tempat mereka bekerja.

Ini setelah surat pemecatan itu tersebar di sosial media.

Dalam surat tersebut terlihat jelas nama lima remaja tersebut diantaranya, Anggit Aprilya, Mega Oktaviani, Putri Kurnia, Aji Maldini dan Sabatr Syah.
“Bersama surat ini, kami atas nama Monochrome menyatakan bahwa karyawan yang disebutkan namaunya di bawah ini, sudah tidak bekerja lagi per tanggal 23 Juli 2017.” tulis isi surat pemecatan itu.

 

Surat pemecatan dari tempat kerja yang beredar atas nama kelimanya di atas materai.
foto : Facebook: Kamsa Rinto Ginting

Menurut perusahaan tersebut, keputusan itu diambil akibat perbuatan ke 5 remaja itu yang dinilai tidak pantas dan tidak sesuai dengan prosedur perusahaan. (dal/fajar/jpg/nin)

@muslimah212__-#repost @beritaislam212 – (Follow, like, dan share agar viral) Lagi lagi, lagi lagi pelecehan terhadap pekikan takbir. . Kalau dulu pekikan TAKBIR digunakan para pejuang ulama untuk menumpas Belanda dan Jepang, digunakan Bung Tomo untuk membakar semangat para pejuang, digunakan untuk merobek bendera Belanda, Lalu digunakan dalam aksi aksi damai (Jihad Konstitusional) seperti 212,313,112,dll, sekarang digunakan oleh @anggitap1 @putikurniaaa @oktavianimu dan teman teman lainnya #GenerasiCacatMental ini sebagau candaan dan bahkan termasuk melecehkan. . Kalo udah takut jangan kabur, lock ig, kemudian minta maaf ya. Kami ga menerima materai 6000 lagi. Harga diri umat islam jauh lebih mulia. . Tinggal di Tangerang ya? Awas hati hati aja dik. Semoga kalian mendapatkan hidayah. Kami tau kalian lagi labil labil nya mencari jati diri. Tapi jangan pernah lecehkan agama. . Bantu share yuk: @lambe_turah @suararakyat_23 @bentengaswaja @mahadewi161 Dan seluruh rekan MCA, Anonymous lainnya. Baru tau akun ini? Follow kuy @beritaislam212 @beritaislam212

A post shared by Muslimah Update (@muslimah212__) on



loading...

Feeds

Minggu Depan, PNS Terima THR

Sedangkan untuk gaji 13, Asman menyatakan, akan dibayar terpisah yaitu menjelang tahun ajaran baru sekitar akhir Juni atau awal …