Antisipasi Debu Vulkanik, Ini Tiga Imbauan untuk Warga Medan

ilustrasi
pixabay

ilustrasi pixabay

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Abu vulkanik yang disebabkan erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, sampai ke Kota Medan dan sekitarnya, kemarin dan masih terasa hingga hari ini.

Untuk itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah BDPD Medan mengeluarkan imbauan kepada masyarakat agar mengantisipasi dampak buruknya.

Surat imbauan itu disebar sejak tadi malam termasuk di media sosial.

Dalam keterangan resminya dijelaskan imbauan ini sehubungan dengan meningkatnya aktivitas Gunung Sinabung akhir-akhir ini dan pada Kamis, 27 Juli 2017, tepatnya 12.30 WIB kembali telah terjadi erupsi Gunung Sinabung di mana debu vulkanik, terbawa angin hingga ke Kota Medan.

BPBD Kota Medan, lanjutnya mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat Kota Medan agar mempersiapkan tiga hal di bawah ini;

1.Agar mempersiapkan dan selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan
2.Menggunakan pelindung mata/kacamata sat berkendara dengan bermotor
3. Mengingat tingkat aktivitas Gunung Sinabung pada saat ini di Level IV (AWAS) diharapkan menghindari/tidak memasuki Zona Merah (Jarak Radius 7 Km) yang ditetapkan Pemerintah Karo melalui BPBD.

Selanjutnya BPBD Kota Medan akan terus memberikan informasi dan perkembangan selanjutnya untuk disampaikan kepada masyarakat Kota Medan.

Sementara itu, Pos Pengamatan Gunungapi Sinabung lewat situs resmi magma.vsi.esdm.go.id, memaparkan Jumat (28/7/2017) pagi, erupsi Gnung Sinabung masih terjadi dengan tinggi kolom abu 1000 meter, amp 48 mm dan lama gempa 146 detik. Angin perlahan mengarah arah ke timur Laut-tenggara.

Masyarakat dan pengunjung/wisatawan sendiri disarankan tidak melakukan aktivitas di dalam radius 3 km dari puncak, dan dalam jarak 7 km untuk sektor selatan-tenggara, di dalam jarak 6 km untuk sektor tenggara-timur, serta di dalam jarak 4 km untuk sektor utara-timur Gunung Sinabung.

Masyarakat yang berada dan bermukim di dekat sungai-sungai yang berhulu di Gunung Sinabung agar tetap waspada terhadap potensi bahaya lahar. Mengingat telah terbentuk bendungan di hulu Sungai Laborus maka penduduk yang bermukim dan beraktivitas di sekitar hilir daerah aliran sungai Laborus agar tetap menjaga kewaspadaan karena bendungan ini sewaktu-waktu dapat jebol karena tidak kuat menahan volume air sehingga mengakibatkan lahar/banjir bandang ke hilir.

BPBD Kabupaten Tanah Karo segera melakukan sosialisasi ancaman bencana lahar/banjir bandang ini ke penduduk yang bermukim dan beraktivitas di sepanjang hilir dan sekitar Sungai Laborus. (nin/pojoksumut)



loading...

Feeds

Ashanty dan Anang Kuda-kudaan

"Iya nih bunda ketakutan banget. Akhirnya tukaran kuda. Punyaku ditunggangi bunda, punya Azriel aku yang pakai. Seru banget sih berkuda," …

Taylor Swift Pensiun dari Medsos?

Pekan ini dia baru menjadi berita lagi setelah memenangkan kasus gugatan pelecehan seksual yang dilakukan David Mueller. Mari tunggu kejutan …