Suporter PSMS Solidaritas Palestina, Pemilik Akun Ini Malah Menghina Islam

Postingan yang telah menghina Islam

Postingan yang telah menghina Islam

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Penggunaan media sosial yang berujung pada penistaan agama kembali terjadi. Kali ini, seorang pemilik akun di Facebook kedapatan berkomentar menghina Islam.

 
Kasus ini bermula saat anggota Suporter PSMS, Kesatuan Anak Medan pecinta Ayam Kinantan (KAMPAK) FC memuat postingan tentang proses pembuatan bendera Palestina yang dibuat untuk solidaritas atas kekejaman Yahudi Israel.

Namun, dari begitu banyak dukungan atas niat KAMPAK FC ini, ada beberapa yang malah mengeluarkan komentar melukai umat Islam.

“Tuk pa negara islam d banggakan islam itu kapret tai laso” tulis pemilik akun Nober Sllu Giawa.
Dia juga bahkan menegaskan Israel harus melalu menjajah Islam. “Karena Islam itu enggak jelas, disuruh sholat malah senam. apakah tuhanmu gak terima doamu klo gak senam dulu,” lanjutnya.

Dwi Prastyo si pemilik postingan mengaku heran dan kecewa dengan kelakukan Nobel Sllu Giawa.

 

“Awalnya saya hanya memposting tulisan ke dinding akun facebook KAMPAK FC (Kesatuan Anak Medan Pecinta Ayam Kinantan Fans Club) Kamis (27/7/2017) sekitar pukul 19.00 WIB dengan kalimat ‘Proses pembuatan bendera palestina untuk mendukung saudara kita yang lagi dijajah oleh negara israel (emoticon sedih)semoga doa para saudara kita dikabulkan¬† dengan hashtag #kampakfc #pasukan #kampakfcpeduli”. Kami juga menyertakan beberapa foto bendera Palestina yang tengah dibuat itu. Tiba-tiba Nobel itu berkomentar seperti itu,” ujarnya via telepon seluler.

 

Dwi pun mengaku teman sesam KAMPAK juga emosi melihat tulisan Nober itu. “Anak Kampak lainnya emosi, terus saya bilang nggak usah diladeni. Tapi bukannya diam, malah makin banyak cacian dari dia, ada juga yang dukung dia. Selanjutnya ada yang menyarankan melaporkan dia biar nggak merajalela,” ucapnya.

Padahal kata dia, sebagai suporter PSMS Medan tidak hanya mendukung bola saja, tapi dukung sesama. Apa lagi agama apapun saya yakin mengajarkan yang baik. Tapi anehnya, ditanya agamanya apa dia nanya balik apa urusan sata nanya agama dia,” ungkapnya.

Atas postingan tersebut, Dwi Prastyo bersama sejumlah rekannya mengatakan akan melaporkan akun Nobel Sllu Giawa tersebut ke Polsek Medan Sunggal. “Kami akan laporkan Ke polsek Sunggal karena paling dekat dengan domisili kami saat ini. Agar tidak ada lagi orang-orang yang mencoba melecehkan agama orang lain,” tegasnya. (*/nin/pojoksumut)



loading...

Feeds