Lihat Nih! Puluhan WNA yang Terlibat Penipuan Online Siapkan Lubang Pelarian di Villa

Lobang yang diduga dibuat para WNA untuk melarikan diri.
foto : Miftahuddin Halim/Radar Bali/JPG

Lobang yang diduga dibuat para WNA untuk melarikan diri. foto : Miftahuddin Halim/Radar Bali/JPG

POJOKSUMUT.com, PENGGEREBEKAN 32 warganegara asing berkebangsaan Tiongkok dan Taiwan yang diduga terlibat tindak pidana penipuan online antarnegara ternyata atas aduan negara asal mereka yang mengaku resah.

Mereka diamankan Sabtu kemarin di sebuah vila di Jalan Puri Bendesa, Banjar Mumbul, Kuta Selatan, Badung.

Kepada Jawa Pos Radar Bali, Dirreskrimsus Polda Bali Kombespol Kenedy menyatakan bahwa, penggerebekan yang dilakukan berdasarkan kordinasi dari pihak Kepolisian Tiongkok ke Tipiter Mabes Polri bahwa warga Tiongkok sangat resah dengan ulah para pelaku ini.

Bukan hanya di Tiongkok, tapi di Taiwan dan beberapa negara lain pun resah. Mabes Polri langsung menelusuri. Lalu diketahui bahwa para pelaku berada di Bali. Selanjutnya di infokan ke Polda Bali untuk dilakukan penangkapan.

Sebelum melakukan penggerebekan, tim investigasi dikerahkan lebih dahulu untuk mendalami titik keberadaan mereka.

Ternyata dari berbagai keterangan warga sekitar, diketahui bahwa aktivitas di tempat tersebut tidak bisa terlihat karena di kelilingi pagar tembok yang tingginya mencapai tiga meter.

Walaupun demikian masih terdengar suara dari dalam ketika ada pelaku yang mandi di kolam yang lokasinya di samping depan Villa.
Menurut Kennedy, dari hasil investigasi, tempat tersebut, menurut warga sekitar, selalu terlihat sepi di halaman depan.

Hanya terlihat mobil yang selalu masuk dan keluar dari vila. Setelah di cek dari tembok belakang vila, ternyata tedapat tembok yang sengaja di bobol, bentuk persegi empat berukuran sedang, lalu ditutup dengan trikpleks dari dalam.

“Silahkan dicek. Kalau mau bilang jendela, buka. Pintu pun bukan. Aneh kan,” parnya. Hal tersebut semakin menguatkan bahwa ternyata tempat tersebut sangat mencurigakan.



loading...

Feeds