Alamak! Empat Anggota Satpol PP Kedapatan Main Judi di Komplek Kantor Bupati

Para Satpol PP yang ditangkap saat sedang berjudi.
foto : metrotabagsel/JPG

Para Satpol PP yang ditangkap saat sedang berjudi. foto : metrotabagsel/JPG

POJOKSUMUT.com, MADINA-Citra Pemerintahan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tercoreng akibat ulah anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) pemerintahan setempat.

Pasalnya, mereka digerebek saat main judi di komplek perkantoran Bupati Madina, Senin (31/7/2017) sekira pukul 16.00 Wib.

Padahal, ketika itu ada kegiatan jambore Teknologi Tepat Guna (TTG) XVII dan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XIV tingkat Provinsi Sumatera Utara di Taman Raja Batu Panyabungan yang dekat dengan lokasi penangkapan anggota Satpol PP tersebut.

Empat orang yang ditangkap itu; Abdul Munawar (27) tercatat sebagai warga Desa Muara Kumpulan Kecamatan Muara Sipongi, Darwin (35) warga Desa Kayulaut, Panyabungan Selatan, kemudian Ikho Simbolon (25) warga Panyabungan II, Panyabungan, dan Arwinan Heri (23) warga Desa Bangkelang, Batang Natal.

Informasi diperoleh dari Kepolisian, keempat orang tersebut diamankan dari Pos Penjagaan Satpol PP Dinas Pendidikan Pemkab Madina yang berada di lingkungan Perkantoran Paya Loting.

Penangkapan tersebut berdasarkan laporan pengaduan masyarakat yang mengaku telah resah atas kelakuan petugas Satpol PP yang sudah cukup lama melakukan permainan judi di lokasi kantor Bupati Madina tersebut.

“Ditangkap dari posko penjagaan Satpol PP Dinas Pendidikan. Dan, berdasarkan barang bukti permulaan, empat orang tersebut ditetapkan sebagai tersangka,” ujar Kapolres Madina AKBP Martri Sonny SIK melalui Kepala Satuan Reserse Kriminal AKP Hendro Sutarno kepada Metro Tabagsel (Jawa Pos Group).

Ia mengungkapkan, setelah menerima laporan pengaduan dari masyarakat atas keresahan mereka petugas Satpol PP bermain judi bahkan pada saat jam kerja. Lalu petugas melakukan penyelidikan dan ternyata benar petugas Satpol PP sedang bermain judi jenis kartu leng.

“Kita menerima pengaduan masyarakat yang resah atas perbuatan tersebut, seterusnya kita lidik dan ternyata benar, petugas mengamankan 4 orang yang berdasarkan bukti berupa 2 set kartu remi dan uang sebesar Rp25 ribu. Petugas kita juga melakukan penggeledahan badan dan membawa tersangka beserta barang guna kepentingan penyidikan,” ungkap Hendro.

Atas perbuatan mereka tersebut, 4 tersangka dijerat dengan pasal 303 KUHPidana dengan ancaman hukuman 10 tahun kurungan penjara. (wan/mt/jpg/nin)



loading...

Feeds

Ashanty dan Anang Kuda-kudaan

"Iya nih bunda ketakutan banget. Akhirnya tukaran kuda. Punyaku ditunggangi bunda, punya Azriel aku yang pakai. Seru banget sih berkuda," …

Taylor Swift Pensiun dari Medsos?

Pekan ini dia baru menjadi berita lagi setelah memenangkan kasus gugatan pelecehan seksual yang dilakukan David Mueller. Mari tunggu kejutan …