Dituding Hina Pdi-P, Waketum Gerindra Dilaporkan ke Polda Sumut

DPD Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) Sumatera Utara mendatangi Polda Sumut, Jumat (4/8/2017).
foto : fir/pojoksumut

DPD Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) Sumatera Utara mendatangi Polda Sumut, Jumat (4/8/2017). foto : fir/pojoksumut

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, FX Arief Poyouno dilaporkan ke Polda Sumatera Utara (Sumut), Jumat (4/8/2017).

Arief dilaporkan ke Polda Sumut atas pernyataannya, yaitu ‘Wajar PDI Perjuangan disebut PKI karena senang nipu rakyat’.

Laporan tersebut disampaikan ke aparat kepolisian oleh ‎ DPD Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) Sumatera Utara.

“Pelaporan yang kita lakukan terkait pernyataan Arief Poyouno yang menyatakan perasaan permusuhan, kebencian dan penghinaan terhadap PDI Perjuangan,” ungkap Wakil Sekretaris Jendral Repdem Sumut, Risky Alfa Risy Siregar kepada wartawan, usai membuat laporan di Markas Komando Polda Sumut.

Risky mengatakan penyataan Arief ada unsur kebencian, yang bisa menjatuhkan marwah PDI-P. Karena, ucapan Arief itu, menyinggung perasaaan seluruh kader PDI Perjuangan.

“Kami meyakini ada upaya sistematis untuk melakukan pembunuhan karakter kepada PDI Perjuangan. Karena itu kita meminta pihak kepolisian memprosesnya secara hukum, dan Arief harus bertanggungjawab karena tidak saja PDI Perjuangan yang telah dirugikan tapi juga seluruh bangsa Indonesia,” tutur Risky.

Meski Arief sudah meminta maaf. Namun, Repdem menilai hukum tetap harus ditegaskan oleh pihak kepolisian dalam laporan mereka sampaikan itu.”‎Silahkan meminta maaf, tapi proses pidana harus tetap berjalan,” katanya.



loading...

Feeds