Tega! Ibu Muda Bunuh dan Simpan Jasad Bayinya di Freezer

Tersangka saat diamankan bersama barang bukti freezer untuk menyimpan bayinya.
foto : Radar Tarakan/JPG

Tersangka saat diamankan bersama barang bukti freezer untuk menyimpan bayinya. foto : Radar Tarakan/JPG

POJOKSUMUT.com, TARAKAN-Aksi sadis SL (24) membunuh bayi kandungnya masih menjadi pembicaraan warga. Pasalnya jasad bayi dalam freezer di Kampung Satu Skip, Kecamatan Tarakan Tengah, Kota Tarakan, Kalimantan Utara, Rabu (2/8/2018) malam.

Belakangan diketahui SLadaah istri siri DH, pemilik usaha pencucian mobil di daerah tersebut. Anehnya, tak ada satu pun pihak keluarga yang mengetahui SFH berbadan dua.

“Ya, keterangan saksi-saksi, tidak ada yang tahu kalau tersangka itu hamil. Dia merahasiakan kehamilannya,” kata Kasat Reskrim Polres Tarakan AKP Choirul Jusuf, Kamis (3/8/2018).

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, SFH merupakan pelaku tunggal. Hasil visum menunjukkan bayi malang tersebut lahir normal. Bayi itu akhirnya tewas setelah dimasukkan ke dalam air kemudian disimpan dalam freezer.

Kapan persisnya SFH melahirkan? Berapa lama bayi itu beku di dalam freezer? Belum diketahui persis. Namun, ada dugaan sudah tiga bulan.

Sebab, SFH diperkirakan melahirkan pada Mei lalu. Kabarnya, Sally melahirkan di bak mandi.

“Setelah melahirkan bayinya dalam kamar mandi, dia kemudian mencari gunting. Tidak lama kemudian, dia nekat memotong sendiri tali pusar anaknya. Namun, ini masih kami dalami,” ujar Choirul.

Dia menambahkan, suami SFH tak mengetahui bahwa istri sirinya itu sedang hamil.

“Dia melakukannya sendiri. Memang, suaminya sempat bertanya apakah sedang hamil. Nah, S ini beralasan tidak, melainkan sakit biasa. Dia menutupi kehamilan anak keduanya dari suami sirinya itu,” terang Choirul.

Kerabat dekat SLpun mengaku tidak menyangka akan perbuatannya ini. Sebab SL dikenal tidak pernah menunjukkan sikap yang tidak baik.

Sehari-harinya, SL berjualan di warung yang masih berada satu lokasi dengan lokasi pencucian mobil, yang dipercayakan suami sirinya, DH.



loading...

Feeds