Kisah Marcus Hutchins, Dulu Dijuluki Pahlawan Sebagai Pembunuh Virus Wannacry, Kini Ditangkap FBI

POJOKSUMUT.com, NAMA Marcus Hutchins melejit setelah jasanya menemukan cara untuk membunuh virus WannaCry pada Mei lalu. Berkat kejeliannya, virus yang menebar teror ke seluruh dunia lewat dunia maya itu akhirnya bisa dikalahkan. Pria 23 tahun itu pun tenar. Dia dianggap sebagai pahlawan.

Kini reputasi tersebut menjadi bumerang. Keahliannya membuat dia berurusan dengan polisi. Tapi, teman-teman Hutchins yakin tuduhan tersebut tidak benar.

Diapun tak bisa pulang ke Inggris. Setelah menghadiri pertemuan tahunan para hacker di Kota Las Vegas, Negara Bagian Nevada, dia ditangkap FBI. Dia diduga menyebarkan virus Kronos untuk mencuri data nasabah bank. Khususnya kata sandi rekening mereka.

”Marcus Hutchins menyebarluaskan virus untuk mendapatkan keuntungan pribadi. Dia mencuri data perbankan secara online pada Juli 2014 sampai Juli 2015,” kata juru bicara Departemen Kehakiman AS Rabu (2/8/2017).

Kabarnya, Hutchins diamankan bersama beberapa teman lain sesama peretas. Mereka ditangkap saat hendak kembali ke Inggris setelah menghadiri Black Hat and Def Con yang berakhir Minggu (30/7/2017).



loading...

Feeds