Ikuti Program KKN, 42 Mahasiswa UMSU Dilepas ke Thailand

Puluhan mahasiswa Fakultas Agama Islam (FAI) UMSU dilepas untuk mengikuti program KKN internasional, akhir pekan ini. (Istimewa)

Puluhan mahasiswa Fakultas Agama Islam (FAI) UMSU dilepas untuk mengikuti program KKN internasional, akhir pekan ini. (Istimewa)

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah melepas sebanyak 42 mahasiswa Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) untuk mengikuti pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) internasional ke Krabi, Thailand, akhir pekan ini.

Selain itu, turut dilepas lima mahasiswa yang mengikuti KKN ke Palembang & Sumsel serta 34 mahasiswa ke Langkat.

Pelepasan mahasiswa dilakukan oleh Sekretaris Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah Muhammad Sayuti di halaman kampus UMSU, Jalan Mukhtar Basri, Medan. Hadir dalam acara tersebut, Rektor UMSU  Agussani dan jajarannya.

Sekretaris Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah Muhammad Sayuti menuturkan, UMSU telah menjadi bagian dari internasionalisasi Muhammadiyah. Sebab, dengan dilaksanakannya KKN internasional ini secara tidak langsung UMSU telah memperkenalkan Muhammadiyah ke dunia.

“Ilmu yang didapatkan para mahasiswa di UMSU harus dapat diaplikasikan ke dunia luar, dan PP Muhammadiyah menyambut baik kegiatan tersebut. Kita berterima kasih kepada pimpinan di UMSU yang telah mengapresiasi kegiatan ini dan semoga menjadi berkah bagi UMSU,” tutur Sayuti.

Diutarakannya, kepada para mahasiswa yang berangkat jadikan ini sebagai momentum penting bagi hidup anda, untuk bagaimana melatih dakwah islam itu sangat menantang. Sampaikan Islam kemanapun anda berada, termasuk gagasan Muhammadiyah.

“Islam tersebar karena kita mau keluar. Jangan dianggap beban tetapi anggap peluang,” ungkap Sayuti.

Rektor UMSU Dr Agussani MAP mengatakan, para mahasiswa yang berangkat diharapkan bisa menjadi duta bangsa dan Sumut.

“Jaga kesehatan, jagalah nama baik almamater dan timbalah pengalaman dari kegiatan tersebut. Sehingga, bisa menambah wawasan yang kelak bisa diterapkan di tengah-tengah masyarakat,” pesannya.

Menurut Agussani, KKN internasional merupakan satu upaya untuk memberikan pelajaran sekaligus menimba pengalaman belajar dan bergaul dengan masyarakat.

Mahasiswa peserta KKN bisa menerapkan kemampuannya dalam penggunaan bahasa Inggris dan belajar bahasa lokal, sekaligus mengenal budaya di negara lokasi kegiatan sehingga lebih siap dalam menghadapi persaingan di era pasar bebas.

“KKN internasional juga merupakan tuntutan kurikulum, selain untuk menjalin ikatan silaturahim antara sesama umat Islam. KKN internasional merupakan program penguatan kerja sama internasional yang diinisiatori PP Muhammadiyah, untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan respon atas perkembangan dunia yang ditandai dengan diberlakukannya pasar bebas ASEAN,” imbuhnya. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds