Jenderal Gatot Bisa Jadi Merapat ke Dua Partai Ini

Panglima TNI Gatot Nurmantyo saat hadir dalam rapat kerja dengan Komisi I DPR RI di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta. (HENDRA EKA/JAWA POS)

Panglima TNI Gatot Nurmantyo saat hadir dalam rapat kerja dengan Komisi I DPR RI di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta. (HENDRA EKA/JAWA POS)

 

POJOKSUMUT.com, Tahun 2018 nanti, Gatot Nurmantyo akan pensiun menjadi Panglima TNI. Setelah pensiun Gatot diduga akan berpolitik mengingat elektabilitasnya sangat tinggi.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin ‎mengatakan, setelah pensiun nanti Gatot tidak mungkin akan hanya diam dan menghabisi masa tuanya dengan keluarga.

Dia menduga Gatot akan bergabung ke partai politik yang sangat identik dengan militer.

Menurut pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) ini, kemungkinan dipilihnya dua partai itu, lantaran ada Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai Ketua Umum Partai Demokrat, dan Prabowo S‎ubianto di Gerindra.

“Saya rasa dua partai itu akan dipilih Gatot, dan itu sangat rasional,” katanya.

Dengan demikian, Ujang juga menyarankan agar Gatot bisa bergabung ke partai politik. Mengingat elektabilitasnya dia sangat bagus. Bahkan digadang-gadang menjadi calon pemimpin di 2019 nanti.

“Karena memang diakui Gatot elektabilitasnya juga bagus. Bahkan ada yang mau menjadikannya Capres dan Cawapres juga,” pungkasnya.
(cr2/JPC/sdf)



loading...

Feeds