Sumut Memasuki Rezim Inflasi Rendah

ilutrasi
pixabay

ilutrasi pixabay

POJKSUMUT.com, MEDAN-Provinsi Sumatera Utara (Sumut) telah memasuki rezim inflasi rendah. Dalam kurun waktu tahun berjalan, Sumut merealisasikan deflasi di tahun 2017 ini.

Demikian halnya dengan nasional, per tahunnya tidak jauh berbeda dengan Sumut di bawah 4% dan ini realisasi yang sangat baik.

“Upaya menekan inflasi ini akan memberikan dampak positif dalam jangka panjang, khususnya terkait dengan suku bunga acuan dan akselerasi pertumbuhan ekonomi,” ujar pengamat ekonomi Sumut Gunawan Benjamin, Senin (7/8/2017).

Menurutnya, dengan laju tekanan inflasi yang rendah diharapkan akan ada penurunan pada suku bunga simpanan. Tetapi, inflasi belum sepenuhnya menjadi indikator yang kuat dalam merubah besaran suku bunga simpanan. Sehingga, suku bunga kredit bisa ditekan lagi.

“Dengan inflasi yang kecil, tentunya daya saing diharapkan bisa naik. Namun belum sepenuhnya demikian, karena di sisi lain pasar uang justru ada perebutan dana dengan biaya yang lebih mahal,” sebut Gunawan.

Ia menambahkan, sekalipun Sumut inflasinya kecil belum tentu akan mendapatkan manfaat secara langsung khususnya dari besaran suku bunga. Meskipun, tetap ada faedah lainnya yakni inflasi yang rendah mampu menjaga daya beli masyarakat. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds

Ashanty dan Anang Kuda-kudaan

"Iya nih bunda ketakutan banget. Akhirnya tukaran kuda. Punyaku ditunggangi bunda, punya Azriel aku yang pakai. Seru banget sih berkuda," …

Taylor Swift Pensiun dari Medsos?

Pekan ini dia baru menjadi berita lagi setelah memenangkan kasus gugatan pelecehan seksual yang dilakukan David Mueller. Mari tunggu kejutan …