Ratusan Buruh di Sumut Demo Kantor Gubernur, Usung Delapan Tuntutan Ini

Ratusan buruh di Sumatera Utara (Sumut) yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Wilayah Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia Provinsi Sumatera Utara (DPW FSPMI Sumut), melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Medan, Selasa (8/8/2017) siang.
Foto : fir/pojoksumut

Ratusan buruh di Sumatera Utara (Sumut) yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Wilayah Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia Provinsi Sumatera Utara (DPW FSPMI Sumut), melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Medan, Selasa (8/8/2017) siang. Foto : fir/pojoksumut

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Ratusan buruh di Sumatera Utara (Sumut) yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Wilayah Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia Provinsi Sumatera Utara (DPW FSPMI Sumut), melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Medan, Selasa (8/8/2017) siang.

Dalam aksinya, ratusan buruh mengusung 8 tuntutan nasional dan beberapa tuntutan kasus perburuhan di daerah Sumut.

Di antaranya, menolak penurunan nilai pendapatan tidak kena pajak (PTKP) yang akan diberlakukan menteri keuangan. Sebab, kebijakan itu dinilai akan membuat daya beli buruh makin anjlok serta bertolak belakang dengan spirit tax amnesty.

“Sebetulnya darurat PHK bukan darurat Ormas. Untuk itu, buruh menolak Perppu Ormas yang mencederai demokrasi. Sebab, disaat yang bersamaan PHK puluhan ribu buruh terus berlanjut,” ujar Ketua FSPMI Sumut Willy Agus Utomo ketika berorasi.

Kata dia, buruh juga menolak kebijakan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang membuat nilai upah industri padat karya di bawah nilai upah minimum.

Sekretaris FSPMI Sumut Tony Rickson Silalahi menuturkan, untuk tuntutan daerah ada beberapa kasus perburuhan di Sumut yang bertahun-tahun tak kunjung diselesaikan oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Sumut. Adapun kasusnya yaitu pelanggaran hak normatif, PHK buruh karena mendirikan serikat pekerja terjadi di beberapa perusahaan.

“Kita menuntut agar Disnaker Sumut, segera selasaikan persoalan tenaga kerja di PT KDM beralamat di Belawan, PT DKJM di Medan Labuhan, Yayasan Kebidanan Darmo, dan lainnya,” cetus dia.

Sementara, pantauan di lapangan hingga saat ini ratusan buruh masih bertahan di depan gerbang Kantor Gubernur Sumut. Mereka bertahan agar aspirasinya dapat ditanggapi.

Aksi demo buruh tersebut masih berlangsung damai. Pihak kepolisian pun mengawal ketat jalannya aksi.

Namun, akibat aksi buruh tersebut arus lalu lintas yang menuju di Jalan Diponegoro macet total. Sebab, jalan itu dipenuhi massa. Oleh karenanya, petugas kepolisian mengalihkan kendaraan yang hendak menuju jalan tersebut ke jalan lain. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds

Ashanty dan Anang Kuda-kudaan

"Iya nih bunda ketakutan banget. Akhirnya tukaran kuda. Punyaku ditunggangi bunda, punya Azriel aku yang pakai. Seru banget sih berkuda," …

Taylor Swift Pensiun dari Medsos?

Pekan ini dia baru menjadi berita lagi setelah memenangkan kasus gugatan pelecehan seksual yang dilakukan David Mueller. Mari tunggu kejutan …