Sungai Bah Bolon Jadi Merah Menyala, Bikin Warga Heboh

Warna Sungai Bah Bolon.
foto : Metro Siantar/JPG

Warna Sungai Bah Bolon. foto : Metro Siantar/JPG

POJOKSUMUT.com, SIANTAR-Pemandangan warna merah di Sungai Bah Bolon membuat heboh warga sekitar. Pasalnya, aliran sungai itu berubah total menjadi merah menyala.

Inipun membuat Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Siantar sibuk dan membawa sampel pewarna tersebut.

Sampel itu di uji laboratorium untuk memastikan apakah zat tersebut berdampak buruk terhadap mahluk hidup di air.

Hal ini diungkapkan Kepala BLH Jekson Gultom saat diwawancarai METRO SIANTAR (Jawa Pos Group) saat mengambil sampel di lokasi penemuan pewarna di drainase Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Naga Huta Timur, Siantar Marimbun, Senin (7/8/2017).

Jekson mengatakan zat pewarna tersebut diduga dipakai untuk pewarna kain atau bahan pewarna pembuatan batu pavin blok.

“Itulah dugaan sementara. Soal dampaknya masih diperiksa dulu,” terangnya.

Jekson juga menyayangkan oknum yang membuang zat pewarna ke drainase. Apalagi warna merah, tentu menimbulkan prasangka masyarakat telah terjadi sesuatu.
Bahkan zat ini juga sudah mencemari lingkungan.

“Inilah masyarakat yang tidak paham dampak dari tindakannya. Secara undang- undang orang yang sengaja dan tidak sengaja memcemari lingkungan bisa di pidana,” katanya.

Jekson mengimbau agar masyarakat tidak sembarangan lagi membuang sampah.
Bahan pewarna tersebut ditemukan tepat dibelakang tempat pembuangan sampah sementara di Jalan DI Panjaitan. Di drainase tersebut ditemukan satu goni berisi puluhan kantong plastik berisi bahan pewarna.

Sementara di tempat pembuangan sampah tersebut ada juga bahan pewarna yang berserak.

Belum diketahui siapa yang membuang bahan pewarna tersebut ke tempat sampah dan ke drainase.

Selain BLH pihak Dinas Kesehatan, kepolisian dan bancana alam, turut membawa sampel pewarna yang menghebohkan Kota Siantar itu. Sedangkan sisanya diamankan pihak pemerintah setempat agar tidak disalahgunakan warga.

Kehebohan merahnya air drainase Jalan DI Panjaitan hingga ke sungai bah bolon membuat masyakat gempar. Warga yang belum mengetahui penyebabnya, tampak bingung kenapa air bisa merah. Ada yang berfikir fenomena alam hingga berpikir adanya korban kriminal.

Tapi, setelah ditelusuri, kehebohan itu hanya dikarenakan bahan pewarna masuk ke drainase.
Sejak pukul 08.00 WIB, ratusan warga memadati lokasi penemuan zat pewarna di Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Naga Huta Timur, Siantar Simarimbun.

Sementara itu para pengendara berhenti karena penasaran adanya keramaian, alhasil kemacetan pun tak terhindari.

Sekitar pukul 13.00 WIB, situasi kembali normal. Masyarakat dan jajaran pemerintahan termasuk kepolisian berangsur meninggalkan lokasi. (pra/ms/jpg/nin)



loading...

Feeds