Ditunggu Realisasinya, Pembangunan Tanggul di Kampung Nelayan Dimulai 2018

Anak-anak bermain di area banjir di Medan. Kawasan rawan banjir dan Tanggul di Kampung Nelayan akan dibangun 2018.
fir/pojoksumut

Anak-anak bermain di area banjir di Medan. Kawasan rawan banjir dan Tanggul di Kampung Nelayan akan dibangun 2018. fir/pojoksumut

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Pembangunan tanggung di Kampung Nelayan, Kecamatan Medan Labuhan dan daerah rawan banjir lainnya di Kota Medan bakal direalisasikan tahun depan 2018.

Ini terungkap usai pertemuan Wali Kota Medan Dzulmi Eldin dengan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat, Willem Rampangilei didampingi Deputi Bidang Rehabilitasi dan Konstruksi, Harmensyah dan Deputi Bidang Logistik dan Peralatan, Rudi Phadmanto di Kantor BNPB Jalan Pramuka Jakarta, Rabu (9/8/2017).

Pertemuan ini digelar dalam rangka rencana BNPB Pusat untuk memberikan bantuan pembangunan tanggul di Kampung Nelayan tersebut.

Dari pertemuan yang dilakukan tersebut, Wali Kota mengatakan tanggul yang akan dibangun nanti sepanjang lebih kurang 3 KM, sedangkan ketinggian tanggul bisa bervariasi antara 1,5 sampai 2 meter dari permukaan air.

“Kemungkinan tingginya bisa lebih lebih, sebab disesuaikan dengan tinggi rendahnya permukaan tanah,” kata Eldin.

Menurutnya, bantuan yang akan diberikan ini merupakan tindak lanjut dari permohonan yang telah disampaikan Pemko Medan sebelumnya. “Alhamdulillah, permohonan kita ditindaklanjuti. Insya Allah tahun ini tim dari BNPB Pusat akan turun melakukan verifikasi. Tahun depan (2018), pembangunan tanggul direalisasi,” jelasnya.

Selain pembangunan tanggul, Wali Kota mengungkapkan, BPNB juga akan memberikan bantuan untuk desa tangguh bencana (destana). Dijelaskannya, bantuan yang diberikan itu berupa dana untuk pelatihan bagi mayarakat agar mampu manghadapi bencana, terutama banjir.

Untuk Kota Medan, Wali Kota mengatakan ada empat kelurahan yang ajan mendapatkan bantuan destana tersebut.



loading...

Feeds