Banyak Pengidap HIV/AIDS dari Lelaki Suka Lelaki di Sumut, Ini Imbauan Kepala VCT RSUD Dr Pirngadi

ILUSTRASI
pixabay

ILUSTRASI pixabay


POJOKSUMUT.com MEDAN
-Faktor risiko Pengidap Human Immunodeficiency Virus/Acquired Immune Deficiency Syndrome, HIV/AIDS di Sumatera Utara kian mengkhawatirkan.

Dari catatan pasien yang dirawat dan berobat jalan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Pirngadi Medan, ada 115 dari Januari hingga Juli 2017 dengan 12 meninggal dunia.

Mereka adalah yang tertular mayoritas karena hubungan seks, baik suami istri, juga ada dari ‘jajan’ di luar dengan wanita pekerja seks (WPS).

Pun demikian, dari data tersebut terungkap mereka pengidap virus ini adalah karena hubungan sesama pria, alias Lelaki Suka Lelaki (LSL).

Dari Januari hingga Juli 2017 ada 31 orang dan tiga orang meninggal dunia yang berasal dari berbagai daerah di Sumatera Utara.

Mereka juga tercatat berada dalam usia produktif dari 20-30an.

Kepala Voluntary Conseling and Testing (VCT) RSUD dr Pirngadi, dr Irwan Rangkuti SpKK menjelaskan temuan ini satu sisi menjelaskan kaum penyuka sesama jenis yang mengidap HIV/AIDS sudah mau sadar memeriksakan diri ke rumah sakit, sehingga tercatat temuannya.

Hanya saja, dia tak memungkiri bahwa tren gaya hidup para kaum pria sudah berubah.

Ini juga fakta temuan di kota-kota besar beberapa kali penggerebekan pesta seks kaum gay.

“Ya ini semacam tren, terutama soal orientasi seks pribadi kaum pria yang saat ini berubah. Ini juga pengaruh dari luar,” ujarnya.

Untuk itu, Irwan menjelaskan jika lelaki memutuskan melakukan seks sesama jenis maka jangan gonta ganti pasangan.

“Itu pilihan masing-masing (memilih LSL). Tergantung pribadi masing-masing, hanya saja harus tahu risikonya juga,” lanjutnya.



loading...

Feeds