Suami Sadis Ini Ditangkap di Pekanbaru, Ternyata Membunuh Istri Dibantu Putranya

Tersangka dan putra ditangkap setelah melarikan diri ke Pekanbaru.
foto : Metro Tabagsel/JPG

Tersangka dan putra ditangkap setelah melarikan diri ke Pekanbaru. foto : Metro Tabagsel/JPG

POJOKSUMUT.com, PERBURUAN polisi terhadap Dippu Sitompul (45) suami yang tega membunuh istrinya dan membuang mayatnya di dalam sumur tua di Desa Janji Matogu Kecamatan Bukit Malintang Kabupaten Mandailing Natal (Madina) membuakan hasil.

Dia ditangkap bersama putranya Dahniel Saputra Sitompul (19) di terminal bus Antar Kota Antar Provinsi Kota Pekanbaru, Riau pada Rabu pagi (9/8/2017).

Informasi diperoleh dari kepolisian, pencarian dua orang tersangka pembunuhan Dewi boru Hutagalung ini sudah sampai ke daerah Tapanuli Utara.

 

Di sana tersangka memiliki keluarga dan masih sempat meninggalkan sepeda motor yang mereka gunakan kabur. Sepeda motor tersebut dititipkan di rumah salah seorang warga bernama Ronald Sitompul.

Setelah menitipkan sepeda motor jenis supra X 125 tersebut, kedua tersangka yang merupakan anak dan ayah kandung itu kabur ke arah Kota Pekanbaru menaiki bus Bintang Utara.

Kapolres Madina AKBP Martri Sonny yang dihubungi Metro Tabagsel (Jawa Pos Group) membenarkan tertangkapnya anak dan ayah (Dippu Sitompul dan Dahniel Sitompul) di terminal AKAP Kota Pekanbaru.

Dimana, berdasarkan bukti permulaan, Dippu Sitompul ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan Dewi boru Hutagalung di dalam rumahnya di Desa Janji Matogu Bukit Malintang.

“Benar, kita sudah menangkap tersangka di wilayah Kota Pekanbaru. Penangkapan dibantu oleh petugas Reskrim Polres Kota Pekanbaru,” sebut AKBP Martri.

Terpisah, Kepala Satuan Reserse Kriminal AKP Hendro kepada Metro Tabagsel mengungkapkan, penangkapan dua orang tersangka tersebut bertempat di terminal bus AKAP Pekanbaru-Riau.
Hendro menerangkan, penangkapan ini berawal dari pengembangan olah TKP dan evakuasi mayat Dewi boru Hutagalung dari dalam sumur di rumah tempat tinggal tersangka dan korban pada hari Selasa (8/8/2017).

Mayat korban berhasil dievakuasi pada pukul 15.45 Wib. Selanjutnya, tim Satreskrim Polres Madina melakukan pengejaran dan pencarian terhadap tersangka.

Pada pukul pukul 16.30 WIB di sekitar TKP, Tim Satreskrim melakukan pengejaran dan pencarian tersangka. Namun belum diketahui keberadaannya, dan masyarakat disekitar tidak ada yang melihat tersangka. Selanjutnya petugas berangkat menuju Kabupaten Tapanuli Utara.

Lalu, pada pukul 23.00 WIB, Team Satreskrim melakukan koordinasi dengan Polsek Pahae Julu Polres Tapanuli Utara. Untuk membantu melakukan pengejaran dan pencarian tersangka. Setelah dilakukan pencarian disekitar Wilayah Hukum Kecamatan Pahae Julu belum ada ditemukan keberadaan tersangka.

Namun, tim mendapatkan informasi alamat keluarga tersangka yang bernama John Sitompul di Desa Lumban Jae Tapanuli Utara. Selanjutnya melakukan pengejaran ke rumah keluarganya.

Tetapi, setelah sampai di rumah saudaranya. Tersangka tidak ada di tempat. Dan, keterangan dari keluarga bahwa mereka tidak mengetahui keberadaan tersangka.



loading...

Feeds