Bantah Terima Uang, Ramadhan Pohan Tunjukkan Bukti Manifest dan Foto

POJOKSUMUT.com, MEDAN – Sidang lanjutan kasus dugaan penipuan uang Rp15,3 miliar dengan terdakwa mantan Calon Wali Kota Medan, Ramadhan Pohan dan Savita Hora Linda Panjaitan kembali digelar di Pengadilan Negeri Medan, Jumat siang (11/8/2017).

 
Dalam sidang kali ini, majelis hakim mendengar keterangan kedua terdakwa yang duduk berdua sekaligus di hadapan hakim terkait kasus tersebut. Dalam sidang, masing-masing pengacara memberikan pertanyaan dan kemudian dijawab terdakwa.

 

 

Dalam keterangannya di persidangan, Ramadhan menjelaskan bahwa pertemuannya dengan pelapor RH Simanjuntak dalam komitmen untuk memberikan bantuan dilakukan pada bulan Oktober 2015 lalu.

 

 

“Saat pertemuan itu RH Simanjuntak dan Timbang Sianipar (suami RH) mengatakan bahwa mereka sudah sering membantu biaya Pilkada di daerah lain,” ujar Ramadhan saat memberikan keterangan di ruang Cakra I, PN Medan.

 
Dia menambahkan, saat pertemuan itu RH tidak ada keinginan untuk minta dikembalikan uang atau minta proyek jika menang Pilkada Medan.

 

 

“Setiap pertemuan terlaksana tidak ada membahas pinjam meminjam uang. Selama Pilkada tidak ada pinjam meminjam. Saya duga ada kerjasama antara pelapor (RH) dan terlapor (Linda) yang menyebut saya terima uang,” katanya.

 
Saat sidang berlangsung, Ramadhan sempat menunjukan  bukti manifest pesawat dan bukti kehadiran kerja istri Ramadhan kepada majelis hakim.

 

Bukti itu ditunjukkan Ramadhan lantaran dalam dakwaan jaksa, Ramadhan disebut beberapa kali menerima uang bersama istri. Padahal menurut Ramadhan, pada waktu atau tanggal penyerahan uang dalam dakwaan bertentangan dengan fakta.

 

 

“Padahal di dua tanggal (penyerahan uang) dakwaan, saya sedang berada di Jakarta,” ujar Ramadhan sembari memperlihatkan bukti manifest dan surat pernyataan kehadiran istri Ramadhan.



loading...

Feeds