Waspadai Travel yang Menawarkan Paket Umrah di Bawah Rp18 Juta

Sub Dept Head AMITRA Rasidin Ali (kiri), Brand Ambassador AMITRA H Aminuddin Yakub yang juga DPS MUI (tengah) dalam talkshow di program khusus AMITRA Berbagi Berkah, Sabtu (12/8/2017).

Sub Dept Head AMITRA Rasidin Ali (kiri), Brand Ambassador AMITRA H Aminuddin Yakub yang juga DPS MUI (tengah) dalam talkshow di program khusus AMITRA Berbagi Berkah, Sabtu (12/8/2017).

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Maraknya kasus penipuan berkedok pembiayaan haji dan umrah membuat umat Islam yang ingin berangkat ke Tanah Suci harus ekstra jeli.

Ya, harus tahu detail travel yang menawarkan hingga informasi yang berkembang terkait biayanya. Nah, jika ada travel umrah yang berani menjamin keberangkatan dengan harga di bawah Rp18 juta, maka itu wajib diwaspadai.

“Kalau paketnya di bawah Rp15 juta atau Rp18 juta ke bawah, kita akan wanti-wanti. Kita akan melihat track recordnya seperti apa. Kita tidak mungkin bekerja sama dengan travel seperti itu,” ujar Sub Head AMITRA, Rasidin Ali di sela-sela acara AMITRA Berbagi Berkah di Medan dengan talkshow mengenal umrah yang aman, nyaman dan sehat, Sabtu (12/8/2017).

AMITRA sendiri merupakan bagian dari FIFGROUP yang berkomitmen untuk memberikan pembiyaan syariah bagi masyarakat Indonesia. “Secara pembiayaan paket umrah kita itu sekitar Rp22 juta rata-ratanya di atas Rp22 juta. Karena secara logika, dan hitung-hitungannya kalau di bawah Rp18 juta itu tidak masuk akal,” timpalnya.

Dia menyebutkan, jika ada travel yang menawarkan paket harga di bawah Rp18 juta itu adalah ketidaksesuaian antara biaya proses dengan kenyataan di lapangan. “Takutnya itu hanyalah gaji lobang tutup lobang. Misalnya memberangkatkan jamaah sekarang tapi sebenarnya itu biayanya dari calhaj yang dijanjikan berangkat tahun berikutnya,” ungkapnya.

Untuk itu, AMITRA, lanjutnya akan sangat seleksi dengan travel yang ingin bekerja sama. Terlebih banyaknya kasus penipuan calhaj yang akhirnya gagal berangkat. “Travel yang ada di kita sudah pasti melalui proses seleksi. Pertama izin, punya kantor atau tidak, jadi bukanlah travel ecek-ecek, atau travel yang disebut saja tapi tidak punya kantor. Karena sudah banyak juga yang kita reject (tolak), karena ketidaksesuaian seleksi yang kita lakukan,” bebernya.

Selain soal izin, paket, maka di AMITRA konsumen bisa berangkat walau hanya sekali atau dua kali angsuran. Tidak seperti travel lain yang melunasi biaya tahun ini tapi berangkat tahun depannya.

Hafid Prastowo Setyo Raharjo, Branch Manager FIFGROUP Binjai yang juga hadir di acara ini menambahkan pihaknya sudah melakukan kalkukasi. “Kita sudah hitung, kalau Rp16 juta atau Rp18 juta secara kalkulasi tidak masuk. Dari makan, sewa hotel, transportasi, itu kalau dihitung Rp18 juta kebawah itu tidak cukup. Ada yang miss dengan jumlah itu. Perhitungan kami antara Rp23 juta tadi yang masih wajar untuk biaya umrah,” timpalnya.

Sementara itu, Freddy Febriyanto, Branch Manager FIFGROUP Medan mengatakan sejak berdiri AMITRA sudah langsung melayani masyarakat Medan dalam hal pembiayaan syariah dengan memiliki jaringan mitra rekanan yang cukup luas dengan berbagai layanan tidak hanya umrah, haji, modal kerja serta juga sepeda motor.



loading...

Feeds

Ashanty dan Anang Kuda-kudaan

"Iya nih bunda ketakutan banget. Akhirnya tukaran kuda. Punyaku ditunggangi bunda, punya Azriel aku yang pakai. Seru banget sih berkuda," …

Taylor Swift Pensiun dari Medsos?

Pekan ini dia baru menjadi berita lagi setelah memenangkan kasus gugatan pelecehan seksual yang dilakukan David Mueller. Mari tunggu kejutan …