Manulife Hadirkan Asuransi Penyakit Kritis, Bayar 5 Tahun Manfaat 20 Tahun

foto : fir/pojoksumut

foto : fir/pojoksumut

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Penyakit kritis merupakan momok yang menakutkan setiap orang. Hal ini disebabkan karena tingginya biaya pengobatan penyakit itu, serta dampak yang ditimbulkan secara finansial terhadap keluarga penderita.

Organisasi kesehatan dunia atau yang dikenal WHO menyatakan, di tahun 2020 akan terjadi peningkatan penyakit jantung sampai 137 persen di negara berkembang, termasuk Indonesia. Sementara di negara maju, peningkatannya sebesar 48 persen.

Oleh karenanya, untuk mengatasi itu harus dilakukan perubahan gaya hidup menjadi lebih sehat. Selain itu, melakukan upaya deteksi dini serta mempersiapkan dana perlindungan terhadap penyakit kritis tanpa menundanya. Untuk itu, Manulife memberikan solusi perlindungan terhadap penyakit kritis melalui asuransi kesehatan produk andalan MiUltimate Critical Care.

Direktur & Chief Marketing Officer Manulife Indonesia, Novita Rumngangun mengungkapkan, MiUltimate Critical Care merupakan asuransi penyakit kritis yang melindungi nasabah dari konsekuensi finansial yang muncul akibat penyakit tersebut. Produk asuransi ini menawarkan perlindungan keuangan jangka panjang dengan masa pembayaran premi hanya 5 tahun, manfaatnya dirasakan sampai 20 tahun.

“Asuransi ini mengcover 50 penyakit kritis yang telah ditetapkan, seperti stroke, kanker, gagal ginjal, luka bakar, meningitis akibat bakteri, dan lain sebagainya. Dengan asuransi ini, nasabah hanya membayar premi selama 5 tahun tapi manfaatnya bisa sampai 20 tahun,” ungkap Novita dalam peluncuran produk asuransi tersebut di Kantor Manulife Medan, Jalan Diponegoro, Senin (14/8/2017).

Disebutkannya, ada beberapa manfaat utama dari MiUltimate Critical Care. Antara lain, uang pertanggungan mulai dari Rp200 juta. Kemudian, nasabah yang meninggal dunia dalam masa kontrak kerja, uang premi dikembalikan hingga 160 persen. Dengan catatan, nasabah yang meninggal dunia sesuai pertanggungan asuransi ini.

Selanjutnya, apabila nasabah tidak mengajukan klaim atas manfaat penyakit kritis, maka akan dikembalikan hingga 160 persen premi pada akhir periode proteksi.

“Syarat memiliki produk asuransi ini dimulai usia 6 bulan hingga 50 tahun. Untuk premi tergantung usia nasabah, semakin rendah usianya maka semakin kecil premi yang dikeluarkan. Sedangkan mode pembayaran bisa disesuaikan, apakah itu bulanan, kuartalan, semesteran hingga tahunan,” papar Novita.



loading...

Feeds

Nias Barat Diguncang Gempa

Dilansir dari situs resmi Badan Meteorologi Klimatologi Dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 20.17 WIB dengan berkekuatan 4,2 Skala …