Wuih! Polisi Temukan Sembilan Senjata Laras Panjang di Rumah Bos First Travel

 Rumah mewah milik bos First Travel di Sentul City (Dhimas Ginanjar/JawaPos.com)

Rumah mewah milik bos First Travel di Sentul City (Dhimas Ginanjar/JawaPos.com)

POJOKSUMUT.com, KEPOLISIAN melakukan penggeledahan di rumah tersangka kasus penipuan dan penggelapan dana calon jamaah umrah, pasangan suami-istri Andika Surachman-Anniesa Hasibuan, di Jalan Taman Vennesia Selatan, Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Martinus mengatakan, saat dilakuan penggeledahan di rumah mewah tersebut penyidik menemukan sejumlah airsoft gun.

“Ada senjata airsoftgun sebanyak sembilan pucuk laras panjang. Semuanya sudah kita sita,” kata Martinus ketika dikonfirmasi, Rabu (16/8/2017) seperti dilansir Jawa Pos.com.

Dijelaskan Mertinus, penggeledahan itu dilakukan pada Selasa (15/8/2017) malam sekira pukul 22.00 WIB. Selain menyita airsoftgun, penyidik juga mengamankan 47 buku tabungan. “Semua buku tabungan atas nama Andika, Anniesa dan beberapa PT juga yayasan atas nama tersangka,” tuturnya.

Selain rumah bos First Travel, penyidik juga hari ini Rabu (16/8/2017), melakukan penggeledahan di butik milik Anniesa di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Dari situ, penyidik mengamankan kunci serta satu tas berisi dokumen.

“Hari ini juga penyidik periksa Kiki Hasibuan (adik Anniesa) dan Ivan yang merupakan saudara Anniesa sebagai saksi terkait nama yang digunakan untuk membeli barang-barang berharga, dan geledah tempat-tempat lainnya terkait First Travel diantaranya rumah di Kebagusan dan Cimanggis,” tambah dia.

Sementara itu, Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Pol Heri Rudolf Nahak membenarkan adanya temuan airsoft gun di rumah bos First Travel dan juga menyita airsoft gun tersebut beserta beberapa dokumen.

Namun, dirinya enggan memberitahu dokumen apa saja yang sudah disita oleh pihaknya. Dia hanya menerangkan bahwa dokumen tersebut masih berkaitan dengan kasus penipuan calon jamaah Umrah.

“Dokumen-dokumen ada. Dan masih berkaitan dengan First Travel. Saya enggak bisa nyebut dokumennya satu per satu dan itu terkait bisnis mereka sebagai travel itu,” kata Rudolf. (elf/JPC/nin)



loading...

Feeds