DPP Larang Fraksi NasDem Tobasa Ikut Plesiran ke Paris

foto : net

foto : net

POJOKSUMUT.com, BALIGE-Rencana plesiran sejumlah pejabat Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tobasa ke Peranmendapat tentangan dari berbagai pihak.

Tak hanya warga, ternyata agenda yang dibungkus dengan istilah diplomasi budaya ke Paris itu itu juga memantik reaksi DPP Partai NasDem.

Pasalnya, mereka juga telah mendapat laporan dari masyarakat perihal rencana yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, rencana pelesiran tersebut memakan biaya Rp700 juta. Dimana sebelumnya, Dinas Pariwisata meminta dana yang anggarannya bersumber dari PAPBD sebesar Rp900 juta.

Namun, DPRD Kabupaten Tobasa hanya menyetujui dana tersebut sebesar Rp700 juta.

DPP Partai NasDem menegaskan melarang anggota Fraksi NasDem di DPRD Tobasa ikut serta dalam plesiran ke Paris tersebut.

Hal itu diungkapkan oleh Koordinator Daerah Pemilihan 9 DPW Partai NasDem Sumut Jimmy Manurung.

“Larangan ini segaris dengan instruksi Ketua Umum Partai NasDem Bapak Surya Paloh yang telah melarang anggota dewan dari Partai NasDem di semua tingkatan untuk pergi ke luar negeri dengan memakai anggaran negara untuk tujuan studi tour dan kegiatan lain sebagainya yang lebih bernuansa plesiran,” ujar Jimmy Manurung, Jumat, (18/8/2017).

“Larangan ini karena anggaran negara dan daerah, utamanya Tobasa, masih defisit dan perlu fokus pada pembangunan infrastruktur,” lanjutnya.

Dia mengungkapkan, sebagai partai pendukung pemerintah kabupaten di bawah kepemimpinan Bupati Darwin Siagian dan Wakil Bupati Hulman Sitorus, Partai NasDem siap membantu pemerintah untuk bisa mengalokasikan anggaran dengan lebih tepat guna sesuai dengan prioritas pembangunan yang dirasakan masyarakat. (sdf/pojoksumut)



loading...

Feeds