Sabu 1 Kg Itu dari Malaysia, Sudah Tiga Kali Berhasil Dikirim ke Palembang

Dua tersangka lainnya yang diamankan Polda Sumut.
foto : IG Polda Sumut

Dua tersangka lainnya yang diamankan Polda Sumut. foto : IG Polda Sumut

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Seorang bandar narkoba asal Aceh bernama Musliadi (39) yang ditembak mati oleh petugas Direktorat Reserse (Ditres) Narkoba Polda Sumut, ternyata memiliki modus yang berbeda dari bandar pada umumnya.

Dalam mengantarkan barang haram tersebut, tersangka menggunakan mobil mewah.

“Adapun modus yang dilakukan tersangka dan dua rekannya saat membawa sabu asal Malaysia untuk diedarkan di Palembang ini dengan menggunakan mobil mewah layaknya seorang pejabat ataupun pengusaha,” ungkap Direktur Ditres Narkoba Polda Sumut Kombes Pol Hendri Marpaung dalam keterangan pers di RS Bhayangkara Medan, Sabtu (19/8/2017).

Disebutkannya, barang bukti mobil mewah yang diamankan adalah Toyota Land Cruiser Prado BK 1381 IM. Mobil mewah yang disita itu masih kredit di salah satu showroom Jalan Nibung, Medan.

“Ini merupakan modus baru untuk mengecoh petugas. Sebab, dalam pengungkapan kasus narkoba para pengedar biasanya selalu menggunakan alat transportasi rental,” cetus Hendri.

Lebih lanjut dia mengatakan, pelaku adalah jaringan internasional dan sudah beberapa kali memasok sabu dari Aceh ke Palembang. Tiap kali mengirimkan narkoba, jumlahnya lebih kurang 1-2 kilogram.

“Menurut pengakuan tersangka yang masih hidup, mereka sudah tiga kali berhasil memasok sabu ke Palembang. Mereka ini sindikat Malaysia, Aceh dan Palembang,” beber Hendri.

Ia menambahkan, narkoba yang disita dari tersangka termasuk kualitas nomor satu. Hal ini dibuktikan dari hasil tes dengan zat kimia, dimana warna narkoba ini berubah menjadi cokelat pekat. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds