Saya Sedih, Kenapa Anak Saya Juga Ikut Merasakan Dinginnya Jeruji Besi Itu

R dan bayinya yang ikut ditahan.
foto : metroasahan

R dan bayinya yang ikut ditahan. foto : metroasahan

POJOKSUMUT.com, SEORANG ibu muda, R Rambe (23), warga Desa Aekkorsik Lorong IX Kecamatan Aek Kuo, Kabupaten Labuhanbatu Utara, yang ditangkap oleh petugas Polsek Aek Natas, sekira sebulan yang lalu dari rumahnya, akhirnya dibebaskan.

Dia menghirup udara segar kembali setelah polisi tidak memiliki barang bukti tindak pidana.

“Benar ada diserahkan ke Satres Narkoba Polres Labuhanbatu terkait kasus narkoba, namun dibebaskan karena tidak cukup bukti untuk dilakukan penahanan. Tidak ada barang bukti narkotika yang diamankan, sehingga Rini Rambe kami kembalikan kepada keluarganya,” kata Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu AKP Jamakita Purba, Jum’at (18/8/2017) melalui pesan Whatsapp seperti dilansir Metro Asahan (Jawa Pos Group) hari ini.

Menurutnya, kalau info dia (R) sebagai bandar narkoba, Kasat Narkoba meminta wartawan menanyakan angsung kepada Kapolsek Aek Natas. “Terkait info diduga sebagai bandar, silahkan ke Kapolsek Aek Natas saja. Karena mereka yang melakukan penyelidikan dan penangkapan terebut, demikian lae,” sebutnya.

Kasus ini menjadi heboh lantaran saat kejadian R dibawa bersama anaknya yang masih berusia satu tahun. Setelah penggrebekan di rumahnya, walaupun tanpa ada barang bukti, bersama anaknya sempat ditahan di Polsek Aek Natas.

R pun mengaku kecewa dengan tindakan aparat.

“Kalau saya masih terima dikurung seperti itu, tapi saya sedih kenapa anak saya juga ikut merasakan dinginnya jeruji besi itu dan tidur pun tidak beralaskan tikar. Apalagi di situ banyak tikus dan kecoa. Saya tak terima seperti ini,” kata Rini pada wartawan Jum’at (11/8/2017) lalu.

Sementara itu, Kapolsek Aek Natas AKP Rusbeni belum berhasil dikonfirmasi terkait hal ini. Meskipun sudah dihubungi berkali kali melalui seluler. Pesan singkat melalui Whatsapp pun sudah di layangkan namun belum ada balasan. (bud/rah/ma/jpg/nin)



loading...

Feeds