Ssst….Malam-malam, Pak Kapolres Datangi Kantor Partai Hanura

Kapolres Tapanuli Utara (Taput) saat ini AKBP Jonius Taripar Hutabarat

Kapolres Tapanuli Utara (Taput) saat ini AKBP Jonius Taripar Hutabarat

POJOKSUMUT.com, DUNIA politik  bakal menjadi tantangan baru bagi Kapolres Tapanuli Utara (Taput) AKBP Jonius Taripar Hutabarat. Diapun dikabarkan segera menanggalkan seragam dinasnya sebagai konsekuensinya.

Ini setelah, dia ketahui pada Jumat (18/8/2017) tengah malam kemarin terlihat mendatangi kantor Partai Hanura Taput untuk mendaftar diusung sebagai calon bupati (cabup) pada Pilkada Taput 2018 mendatang.

Pantauan New Tapanuli (Jawa Pos Group), AKBP Taripar Hutabarat mendatangi kantor Hanura Taput yang berada di Jalan DI Panjaitan Tarutung sekira pukul 23.45 WIB atau sekira lima menit sebelum Partai Hanura Taput menutup pendaftaran.

Sejam sebelumnya, saudara dari Taripar terlihat sudah masuk ke kantor partai ini sambil membawa berkas-berkas yang diduga adalah formulir pendaftaran dari Taripar.

Seperti tinggal hanya menandatangani dan menyerahkan formulirnya saja, tidak sampai 3 menit, Taripar terlihat sudah keluar dari pintu kantor Hanura dan masuk ke mobil Fortuner BB 1 BS yang membawanya ke kantor tersebut.

New Tapanuli tidak dapat mewawancarai kapolres saat itu karena dia mengatakan masih harus menemui tamunya.

Kepada wartawan yang mewawancarainya di Polres Taput, Sabtu( 19/8/2017), Taripar Hutabarat pun membenarkan pendaftarannya sebagai calon Bupati Taput ke Partai Hanura. Katanya, hal itu dilatarbelakangi dorongan masyarakat kepadanya untuk mencalonkan diri, baik yang secara langsung menyampaikan ke rumahnya maupun melalui media sosial.

“Dorongan masyarakat inilah yang kita akomodir dengan mencoba mendaftar sebagai cabup ke Partai Hanura,” kata Taripar Hutabarat.

Masih kata perwira dengan dua melati emas di pundaknya ini, pendaftaran ke Partai Hanura juga sekaligus untuk membuktikan apakah dorongan masyarakat yang datang kepadanya memang serius atau hanya pujian semata.

“Nanti akan kita lihat surveinya.Kalau memang bagus, itu berarti kepolisian juga sudah lebih diterima di tengah-tengah masyarakat dan kita pun akan maju. Sebaliknya, kalau ternyata hasil surveinya tidak maksimal, tentu kita akan berpikir dua kali. Karena kalau maju kan harus melepaskan seragam ini,” kata Taripar sambil menjelaskan bahwa dia akan serius maju jika hasil survei menyatakan sekitar 70 persen masyarakat menginginkannya sebagai Bupati Taput.



loading...

Feeds

3.457 Mahasiswa USU Diwisuda

"Dari 3.457 orang lulusan USU tersebut ini terdiri dari 1.248 orang pria (36,10%) dan 2.209 orang wanita (63,90%)," sebut Runtung.