Penghina Presiden Jokowi Ini Anak Pintar, Kuasai Dua Bahasa, Belajar Edit Foto Secara Otodidak

Tersangka mengungkapkan alasanya membuat status menghina Presiden Jokowi dan Kapolri via Facebook di Mapolda Sumut, Senin (21/8/2017).
foto : fir/pojoksumut

Tersangka mengungkapkan alasanya membuat status menghina Presiden Jokowi dan Kapolri via Facebook di Mapolda Sumut, Senin (21/8/2017). foto : fir/pojoksumut

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Remaja pemilik akun facebook Ringgo Abdillah, MFB (18), yang diduga telah menghina Preside Jokowi dan Kapolri dikenal sebagai anak pintar. Dia menguasai dua bahasa yaitu Prancis dan Inggris.

Meski putus sekolah dari salah satu SMK di Medan, MFB mampu mempelajari semuanya termasuk cara mengedit foto Preside Jokowi secara otodidak lewat internet. “Jadi memang anak ini bisa dibilang pintar, semua software yang diperlukan untuk menggedit foto presiden memakai tanduk dengan gambar binatang dia cari sendiri dari internet,” ungkap Kapolda Sumut, Irjen Pol Paulus Waterpaw dalam paparan kasus ini, Senin (21/8/2017).

Paulus menjelaskan ujaran kebencian yang dilakukan MFB di Facebook ini sejak 4 Juli 2017 lalu. Tepatnya pada 7 Juli, akun tersebut mulai dilacak petugas.

Dia juga menegaskan meski pelaku masih 18 tahun, kasus ini tetap berlanjut proses hukumnya, tanpa ada pengistimewaan. Alasannya proses hukum berlanjut, karena ini bukan delik aduan, melainkan terjerat UU ITE. “Soal usianya, anak ini sudah cukup dewasa. Jadi pasti lanjut,” jawabnya.

Dari tangan MFB, polisi mengamankan dua laptop yang digunakan untuk mengedit foto Presiden dan Kapolri, menggunakan akun Facebooknya untuk menyebarkan foto penghinaan yang telah diedit tersebut. Selain laptop, polisi juga menyita flashdisk dengan kapasitas 16 GB. Dalam flashdisk tersebut ditemukan gambar Presiden yang telah diedit.

Tersangka juga dikenakan pasal berlapis yaitu selain ujaran kebencian, ternyata dalam menjalankan aksinya dia menggunakan jaringan internet ilegal, alias mencuri wifi milik tetangganya.



loading...

Feeds

3.457 Mahasiswa USU Diwisuda

"Dari 3.457 orang lulusan USU tersebut ini terdiri dari 1.248 orang pria (36,10%) dan 2.209 orang wanita (63,90%)," sebut Runtung.