Edy Syahputra : Saya Salah Juga Sebagai Pelatih

Asisten Pelatih PSMS, Edy Syahputra.
foto : nin/pojoksumut

Asisten Pelatih PSMS, Edy Syahputra. foto : nin/pojoksumut

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Asisten Pelatih PSMS Medan, Edy Syahputra tak bisa menyembunyikan kekecewaannya atas kekalahan timnya dari PSPS Pekanbaru dengan skor 1-3 di Stadion Teladan, Rabu (23/7/2017) sore.

Ya, Edy harus mendampingi Legimin Raharjo dkk dari pinggir lapangan karena pelatih utama, Mahruzar Nasution sedang mengikuti kursus kepelatihan lisensi A AFC di Depok.

Terlebih, timnya sempat unggul lebih dulu pada menit 28 lewat gol Muhammad Zulfikar, sebelumnya akhirnya dibombardir pada babak kedua tiga gol.

“Terung terang kecewa. PSMS main tidak punya arah pada babak kedua, seperti tidak punya tenaga. Saya kecewa terhadap pemain saya sendiri,” ujarnya usai pertandingan.

Dia menyebutkan rusaknya permainan timnya tepatnya pada gol balasan PSPS yang dicetak Viktor Pae pada menit 60. “Gol balasan membuat runtuh mental pemain kita,” timpalnya.

Sisi kanan yang timpang dikatakanya menjadi kendala performa tim berjuluk Ayam Kinantan tersebut. Sebab, bek kanan yang selama ini dihuni Dimas Sumantri yang cedera tidak bisa diisi pemain pengganti dengan baik.

Muhammad Andes yang hari ini diplot sebagai pengganti adalah seorang stopper yang harus digeser posisinya menjadi bek kanan. Sehingga serangan tim lawan tak bisa dihadang dari sisi tersebut.

“Bek kanan kita cedera, selama ini stopper kita geser. Sisi kanan kelemahan kita. Tapi secara keseluruha setelah gol kedua semuanya rusak. Stamina dan mental pemain runtuh,” ungkapnya.

Dia mengungkapkan keputusannya menarik dua pemain inti Legimin Raharjo dan Muhammad Zulfikar pada babak kedua lantaran keduanya sudah terkuras staminanya.

“Kita sudah intruksikan main on position. Saat kedudukan 1-1 semua (pemain) mau ke depan (menyerang),” tukasnya.
Pun begitu dia menyadari tak bisa seutuhnya menyalahkan pemain. “Saya salah juga sebagai pelatih,” tegasnya.

Dia juga menampik kekalahan ini lantaran ketidakhadiran pelatih utama. “Tetap saya komunikasi, saya mengikuti apa yang sudah ada, tidak mungkin saya ubah. Evaluasi paling utama adalah stamina dan mental,” pungkasnya.
Dengan hasil ini, PSMS harus lengser dari posisi puncak Grup 1 Liga 2 dengan 20 poin, sedangkan PSPS naik dengan poin 22. (nin/pojoksumut)



loading...

Feeds

3.457 Mahasiswa USU Diwisuda

"Dari 3.457 orang lulusan USU tersebut ini terdiri dari 1.248 orang pria (36,10%) dan 2.209 orang wanita (63,90%)," sebut Runtung.