Anda Korban First Travel? Lengkapi Syarat di Bawah Ini Agar Paspor Dikembalikan

Kantor First Tavel.
foto : Miftahul/Jawa Pos

Kantor First Tavel. foto : Miftahul/Jawa Pos

POJOKSUMUT.com, JAKARTA-Kabar baik datang dari penanganan kasus penipuan berkedok pembiayaan umrah, Fisrt Travel.

Saat ini, Bareskrim Polri telah secara bertahap mengembalikan paspor korban-korban penipuan First Travel. Kini korban bisa mengambil paspor itu ke Posko Crisis Center yang ada di Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto menerangkan, paspor memang ada yang disita sebagai barang bukti penyidikan. Tapi ada juga yang diamankan saja dan bisa dikembalikan.

“Ada yang diamankan untuk dikembalikan, ada 14 ribu lebih paspor. Itu (paspor) yang akan dikembalikan‎ ditempatkan di Crisis Center Bareskrim,” terangnya di Divhumas Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (25/8/2017) seperti dilansir JawaPos.com.

Untuk itu, Rikwanto mengimbau agar para korban yang paspornya hendak kembali, harus membawa sejumlah syarat. “Korban dimohon membawa fotokopi KTP, memberikan nomor handphone, dan pemohon menyampaikan permohonan pengambilan paspor,” jelasnya.

Jika persyaratan telah terpenuhi, korban harus mendatangi petugas dan akan mencari paspor yang diminta di antara tumpukan paspor lainnya.

“Kala sudah ditemukan, nanti akan dihubungi oleh petugas. Jadi engga nunggu antre di situ,” sambungnya.

Sebelumnya, Bareskrim telah menangkap tiga pelaku yang masing-masing bernama Andika Surachman, Anniesa Desvitasari Hasibuan, dan Kiki Hasibuan. Ketiganya adalah bos dan petinggi First Travel yang gagal memberangkatkan 50 ribu lebih jamaah.

Akibat ulahnya, total korban merugi hingga Rp 800 miliar lebih. Penyidik kini masih melakukan analisa terkait ke mana saja larinya uang jamaah itu. (elf/JPC/nin)



loading...

Feeds