Bumil Juga Punya Libido, Ini Waktunya yang Pas

ilustrasi
pixabay

ilustrasi pixabay

 

POJOKSUMUT.com, Kondisi psikologis perempuan saat hamil memang unik dan setiap orang pasti berbeda. Termasuk dalam hal berhubungan seksual. Ada bumil yang sangat ingin dimanja, tetapi ada juga bumil yang justru inginnya bertengkar dengan suaminya.

Ternyata pada trimester kedua usia kehamilan yakni saat kandungan berusia 4-6 bulan, saat itulah waktu di mana libido perempuan sedang dalam masa puncak. Saat itu semestinya suami mengerti apa keinginan istri.

“Usia kehamilan 4-6 bulan. Ibu hamil perlu dimanjakan, di-treat dengan baik. Butuh atensi lingkungan sebab dorongan seksual meningkat,” kata Psikolog Keluarga, Tara de Thouars, saat ditemui di Media Gathering Festival Ngidam SGM Bunda, Kamis (24/8).

Namun masalahnya, kata Tara, belum tentu semua suami mau meladeni libido sang istri saat itu. Sebab, bukan karena tak ingin, akan tetapi demi menjaga keamanan dan keselamatan calon buah hati.

Waspadalah jika para suami menolak. Sebab bumil sedang dalam tahap sensitif secara psikologis. Saat hamil trimester kedua memang tak sering lagi terjadi masalah dan muntah, namun perubahan fisik sudah mulai terlihat. Tubuh menjadi gemuk dan perut mulai buncit.

“Fisik berubah dan perempuan mulai merasa enggak menarik lagi. Tubuh sudah enggak menarik lagi karena gendut malah ingin makan terus. Pikiran-pikiran ini membuat bunda enggak percaya diri,” katanya.

Karena itu, lanjut Tara, jika suami menolak berhubungan intim di kala bumil sedang ingin bercinta, hal itu justru akan membuat kondisi bumil drop. Mereka merasa ditolak dan tak dianggap menarik lagi.

“Banyak suami takut nanti janinnya kenapa-kenapa. Bunda merasa ditolak. Mood makin kacau karena dianggap enggak menarik lagi. Padahal maksud suami enggak begitu,” ungkap Tara.

Bumil sangat ingin adanya kehadiran pasangan dan selalu siap sedia dalam hal apapun. Hal itu membuat mereka mendapatkam perasaan aman dan terlindungi.

“Bumil merasa, wong bikinnya bareng-bareng kok masa yang menderita cuma perempuan doang,” tukasnya.

Hal itu membutuhkan komunikasi yang positif dengan pasangan. Jika memang takut dengan posisi saat berhubungan intim di usia kehamilan yang semakin besar, Tara menyarankan hal itu dikonsultasikan dengan dokter.

“Ketika suami menolak, bumil berpikir tuh kan saya enggak menarik. Kalau ada sesuatu yang mengkhawatirkan bicarakan baik-baik jadi enggak dipendam sendiri. Ke dokter lebih baik,” katanya.

Di masa ini pula, suami harus sering mengajak sang calon ibu untuk jalan-jalan atau mendapatkan hiburan. Bisa dengan pergi ke bioskop atau memanjakan diri ke salon.

(ika/JPC/sdf)



loading...

Feeds

Nias Barat Diguncang Gempa

Dilansir dari situs resmi Badan Meteorologi Klimatologi Dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 20.17 WIB dengan berkekuatan 4,2 Skala …