Begini Kronologis Kecelakaan Maut di Simpang Zainul Arifin

Petugas sedang berusaha membantu evakuasi mobil yang mengalami kecelakaan maut, Jalan Zainul Arifin, Minggu (10/9/2017).
foto : Humas Polda Sumut

Petugas sedang berusaha membantu evakuasi mobil yang mengalami kecelakaan maut, Jalan Zainul Arifin, Minggu (10/9/2017). foto : Humas Polda Sumut

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Kecelakaan lalulintas antara mobil Toyota Avanza versus mobil sedan Honda Accord, Minggu (10//9/2017) subuh di Simpang Zainul Arifin-Jalan Diponegoro telah mengakibatkan dua orang tewas dan tiga luka-luka.

Dari keterangan resmi Kepolidian Daerah (Polda) Sumatera Utara berdasarkan para saksi pada pukul 04.30 WIB Honda Accord BK 1736 HE, melaju dari Simpang Imam Bonjol, Zainul Arifin lurus mengarah Sun Plaza, pada saat di persimpangan Zainul Arifin Diponegoro datang mobil Avanza B 1719 FC datang dari arah Masjid Agung dengan kecepatan tinggi menuju Lapangan Benteng.

Selanjutnya, tepat di persimpangan Diponegoro, Mobil Toyota Avanza menabrak bodi tengah Sedan Accord bagian kiri dan mengakibatkan mobil accord terpental dan berhenti menabrak badan jalan sebelah kiri Jalan Diponegoro.

Sedangkan mobil Toyota Avanza setelah menabrak berhenti 40 m di Jalan Diponegoro. “Akibat kejadian tersebut dua korban meninggal dunia dan salah satunya anggota Polri bertugas di Dit Krimum Poldasu atas Briptu Dedi Frengki Purba. Kedua kendaraan dalam keadaan rusak berat,” ujar Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Rina Sari Ginting.

Dia mengungkapkan ada tiga penumpang di Mobil Honda Accord BK 1736 HE.

Mereka dalah Briptu Dedi Frengki Purba (30), warga Komplek TVRI blok C Percut Seituan dan Norton Girsang (36), warga Lingkungan XI Seimati Medan Labuhan tewas. Sedangkan, supir Pandapotan Sianturi (31) warga Jalan Ilyas Sisi Rel Lingkungan VI Kelurahan Martubung Medan Labuhan mengalami luka-luka

Sementara itu, dari Mobil Toyota Avanza diketahui para korban luka adalah para pemuda yang cukup muda. Mereka adalah Enrico Benedict Gunawan (19) berstatus mahasiswa, warga Jalan S Parman dan Fernando Wijaya (18) warga Jalan Wahidin.

Dari mobil ini, polisi menemukan tiga botol minuman keras merk Martel habis pakai. (nin/pojoksumut)



loading...

Feeds