Ijeck Bantu Guru Honorer Se-Deliserdang, Bangun Rumah Murah

POJOKSUMUT.com, DELISERDANG-H Musa Rajekshah atau Ijeck akan membangun rumah murah untuk para guru bantu atau honorer se-Deliserdang yang berpenghasilan kecil.

Sebab, menurutnya guru honorer berpenghasilan kecil tersebut mengajarkan dan memberikan ilmu budi pekerti yang baik bagi para penerus bangsa.

“Perjuangan guru honorer saat ini teramat besar dan patut diacungkan jempol atas pengorbanan tersebut. Ditengah tengah kesulitan ekonomi karena penghasilan yang sangat minim, mereka tetap terus ikhlas untuk mengajar dan mengabdi demi mencerdaskan anak-anak bangsa,” ujar Ijeck saat menghadiri Reunian Forum Komunikasi Guru Bantu Indonesia (FKGBI) Deliserdang di Hotel Miyana, Senin (11/9/2017).

Diutarakannya, apa yang dilakukan para guru honorer berpenghasilan rendah merupakan contoh teladan yang baik. Mereka bekerja tanpa pamrih, ikhlas dan penuh semangat.

“Saya meminta kepada Bapak Ahmad Yani selaku Ketua FKGBI Deliserdang untuk mencari lahan pembangunan rumah, khusus guru bantu. Apabila sudah ada lahan, maka pembangunan perumahan dapat langsung direalisasikan,” tutur Ijeck.

Dia menyatakan, apa yang disampaikannya bukanlah angin surga, janji palsu ataupun hanya iming iming belaka. Lantaran, sedang mencalonkan diri dalam Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu).

“Jika lahannya minggu depan sudah disiapkan, maka di minggu itu juga perumahan tersebut langsung dibangun,” tegas Ijeck.

Ia menambahkan, dirinya sangat apresiasi dengan semangat dan niat tulus para guru bantu ini. Keikhlasan mereka membuat hatinya tergerak untuk membantu dan meringankan sedikit beban kehidupan.

“Jasa guru sungguh tidak ternilai harganya, dan kita tidak boleh lupa dengan mereka. Sebab, mereka adalah para pejuang tanpa tanda jasa,” imbuhnya.

Sementara, Ketua FKGBI Deliserdang, Ahmad Yani mengatakan, sangat senang mendengar tawaran Ijek untuk membangun perumahan buat guru bantu tersebut.

“Alhamdulillah kalau ada program rumah murah buat guru bantu. Dengan begitu, mereka bisa punya rumah sendiri dan tidak lagi tinggal di rumah mertua atau rumah kontrakan,” tuturnya.

Disebutkannya, saat ini ada sekira 1.230 guru bantu yang ada di Deliserdang dan masih aktif mengajar di berbagai sekolah. Semua guru bantu ini memiliki satu harapan yang sama yakni diangkat menjagi guru Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Penantian PNS tersebut teramat berat dirasa, ada yang sudah menanti dari dua puluh tahun, sepuluh tahun dan masih saja terus menanti sampai sepanjang hayat. Penantian tersebut diharapkan berbuah manis dan diberikan kepada pemerintah untuk guru bantu yang sudah mendedikasikan untuk mendidik anak calon pemimpin bangsa. Bertahun tahun mengajar dengan gaji Rp450 ribu adalah pengorbanan yang sangat luar biasa,” pungkasnya. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds