Kadisdik Sumut Tegaskan Siswa ‘Siluman’ Harus Pindah

SMA Negeri 2 Medan
foto : xpresi

SMA Negeri 2 Medan foto : xpresi

Sebagaimana diketahui, para orang tua siswa ‘kelas siluman’ di SMA Negeri 2 dan SMA Negeri 13 Medan mengamuk, dalam pertemuan yang digelar di Aula Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Sumatera Utara (Sumut) Jalan Cik Ditiro Medan, Senin (11/9/2017).

Para orang tua dan wali murid tersebut menyerang perwakilan Ombudsman Sumut, Edu Silaban. Mereka yang semula duduk rapi dan tenang, bergerak maju ketika Edu Silaban menyampaikan temuan terkait siswa yang masuk tak sesuai prosedur.

Dengan nada tinggi dan emosi, para orang tua melontarkan hujatan serta makian. Bahkan, mereka nyaris menghajar lantaran tidak terima.

“Keluar Ombudsman, kami minta segera keluar,” ucap Fitra, salah satu orang tua siswa.

Beberapa orang tua siswa lainnya juga demikian. Bahkan, dari mereka ada yang memukul meja.

Beruntung, personel polisi dan anggota Satpol PP yang berada di ruangan tersebut langsung menghalau orang tua yang hendak menyerang.

Sekedar mengingatkan, sistem PPDB tahun 2017 diberlakukan secara online untuk tingkat SMA/SMK Negeri di Sumut. Hal ini didasarkan Pergub No 52 tahun 2017 tentang Tata Cara PPDB pada SMA dan SMK Negeri.

Namun ternyata, hasil temuan Ombudsman Perwakilan Sumut masih ada sekolah yang nekat menerima siswa tanpa melalui sistem tersebut. Para siswa tersebut justru diterima setelah pelaksanaan PPDB Online berakhir.

Hasil investigasi Ombudsman Perwakilan Sumut, di SMA Negeri 13 Medan ada sekitar 72 siswa yang diterima tanpa PPDB Online. Sedangkan, SMA Negeri 2 Medan ditemukan sebanyak 180 siswa. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds

Nias Barat Diguncang Gempa

Dilansir dari situs resmi Badan Meteorologi Klimatologi Dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 20.17 WIB dengan berkekuatan 4,2 Skala …