Waduh, Orang Tua Siswa ‘Siluman’ Tantang Hasil Inspektorat

SMA Negeri 2 Medan, satu diantara dua sekolah yang kedapatan menerima siswa sisipan di luar jalur PPDB.
foto : xpresi

SMA Negeri 2 Medan, satu diantara dua sekolah yang kedapatan menerima siswa sisipan di luar jalur PPDB. foto : xpresi

Menurutnya, siswa tambahan itu muncul karena adanya surat edaran Kemendikbud Nomor 3 tahun 2017 tentang penerimaan peserta didik baru.

“Kita berdasarkan surat edaran itu,” tandasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Sumatera Utara (Sumut) menegaskan, bahwa ratusan siswa yang masuk tanpa melalui jalur resmi di beberapa SMA Negeri di Medan tetap harus dipindahkan. Meskipun, para orang tua siswa tersebut menolak.

“Walaupun seratusan orang tua siswa mengamuk untuk melakukan penolakan, kami tetap berkomitmen dengan keputusan awal. Keputusan tersebut yaitu memfasilitasi pemindahan siswa ilegal ke sekolah swasta,” ujar Arsyad melalui sambungan telepon.

Dia menyebutkan, pihaknbya tetap komitmen memindahkan siswa yang masuk tak lewat jalur PPDB online.

“Kita tanggung dan fasilitasi pemindahannya,” cetus mantan Kepala Bappeda Sumut ini.

Ia menyatakan, bila ada alasan orang tua siswa yang tak mampu membiayai anaknya ke sekolah swasta, bisa dibantu menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

“Itu bukan alasan, kan ada nanti dana BOS,” tukasnya.

Sebagaimana diketahui, hasil temuan Ombudsman Perwakilan Sumut masih ada sekolah yang nekat menerima siswa tanpa melalui sistem tersebut. Para siswa tersebut justru diterima setelah pelaksanaan PPDB Online berakhir.

Hasil investigasi Ombudsman Perwakilan Sumut, di SMA Negeri 13 Medan ada sekira 72 siswa yang diterima tanpa PPDB Online. Sedangkan, SMA Negeri 2 Medan ditemukan sebanyak 180 siswa. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds