Innalillahi, Pesantren Terbakar, 22 Santri dan Dua Staf Pondok Tewas

Kondisi ruangan pesantren yang terbakar, Kamis (14/9/2017) dini hari.
foto : Reuters

Kondisi ruangan pesantren yang terbakar, Kamis (14/9/2017) dini hari. foto : Reuters

POJOKSUMUT.com, KEBAKARAN hebat melanda satu pesantren di Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (14/9/2017) dini hari.

Akibatnya, setidaknya 25 santri juga staf tewas saat api melalap sekolah agama bernama Tahfiz Darul Quran Ittifaqiyah itu.

Para korban diduga terperangkap dalam pondok dan kesulitan meloloskan diri karena jendela-jendelanya dilengkapi teralis logam.

“Ini merupakan kebakaran terburuk yang pernah terjadi di Malaysia selama 20 tahun terakhir,” kata Khirudin Drahman, kepala departemen pemadaman kebakaran, seperti dikutip kantor berita Prancis, AFP.
Media setempat melaporkan, sejak tahun 2015 telah terjadi lebih dari 200 kebakaran di pesantren tersebut.

Polisi sempat menyebut bahwa korbannya 25 orang, namun diralat. Dalam perkembangan terakhir, polisi menyebut bahwa korban tewas terdiri dari 22 santri dan dua orang staf pengajar..

Menurut polisi, para santri itu semuanya laki-laki, berusia antara 13 hingga 17 tahun.

Petugas mengatakan, tim pemadaman kebakaran segera tiba dalam hitungan menit dan api dipadamkan dalam tempo satu jam.

Pondokan itu hanya dilengkapi satu pintu masuk, berakibat pada banyaknya korban yang terperangkap.

Seorang menteri, Loga Bala Mohan, mengatakan bahwa insiden tersebut harus diselidiki “sehingga kita dapat mencegah bencana seperti ini di masa depan.”

“Kami bersimpati kepada keluarga, ini adalah salah satu kebakaran terburuk yang melibatkan begitu banyak nyawa di ibu kota dalam beberapa tahun terakhir,” kata Loga Bala Mohan, menurut AFP.

Pihak berwenang Malaysia pernah mengemukakan keecemasan tentang standar keselamatan di pesantren dan sekolah agama swasta yang tidak masuk sistem. (afb/bbc Indonesia/nin/pojoksumut)



loading...

Feeds