Karyawan Pabrik Jatuh ke Mesin Penggilingan Kelapa Sawit, Tewas Mengenaskan

foto : metro asahan/JPG

foto : metro asahan/JPG

POJOKSUMUT.com, KISARAN-Kecelakaan kerja dialami seorang karyawan pabrik kelapa sawit milik PT DPI yang berada di Desa Gajah Sakti Kecamatan Bandar Pulo.

Dia meninggal dunia usai terjatuh ke dalam mesin surveyor (mesin penggilingan sampah kelapa sawit, red), Senin (11/9/2017) sekira pukul 18.00 WIB.

Informasi diperoleh, korban diketahui bernama Imam Faisal (24), warga Dusun I Desa Teluk Dalam Kecamatan Air Batu, Asahan, saat itu sedang bekerja memperbaiki traser (bantingan buah) yang rusak dengan cara di las bersama rekannya, Budianto (29), warga sekitar pabrik.

Melihat ada percikan api jatuh ke lantai, korban yang ditugasi untuk menyiramkan air langsung mencipratkan air agar percikan api las tersebut tidak membesar.

Saat itulah, diduga tidak dalam posisi stabil, korban terpeleset dan jatuh ke dalam mesin comveyor. Melihat itu, Budianto langsung menjerit minta tolong agar mesin yang saat itu menggiling korban untuk dimatikan. “Parah kali kondisinya bang. Pas diangkat dia dah meninggal. Trus dibawa ke puskesmas Aek Songsongan,” ucap sumber pada wartawan, Selasa (12/9/2017) siang seperti dilansir Metro Asahan (Jawa Pos Group).

“Kejadian itu dilapor ke pihak Polsek Bandar Pulo sekitar pukul 20.20 WIB. Keluarga korban enggan dilakukan autopsi dalam. Tadi dibuatkan surat pernyataan di atas materai disaksikan Kades Gajah Sakti. Selain si Budianto, satu lagi karyawan bernama Sadianto Syahputra juga dimintak keterangan bang,” ungkap sumber minta identitasnya disembunyikan.

“Kasusnya sudah kami koordinasikan dengan Satreskrim. Trims,” jawab Kapolsek Bandar Pulo AKP M Surbakti melalui grup Whatsapp.

Terpisah, Humas PKS PT DPI, Azhar Sitorus ditemui wartawan di ruangannya mengaku, saat itu korban sudah memakai alat pengaman kerja. Saat korban terjatuh, pihaknya belum bisa memastikan apakah saat itu korban terpeleset atau saat akan melompat.

“Di luar dugaan kejadiannya. Yang saya tahu selama ini korban itu pendiam, tapi baik dan ramah kalo berkawan. Pas jatuh ke bawah, korban juga sempat menjerit dua kali, bang..bang. Trus nggak lama senyap nggak bersuara lagi. Pas didekati ternyata korban sudah meninggal,” aku Azhar Sitorus. (ind/ma/jpg/nin)



loading...

Feeds