Melecehkan Berbagai Agama, Game Online Fight Of Gods Resmi Diblokir

POJOKSUMUT.com, KEPUTUSAN tegas diambil Kemkominfo dengan memblokir game online Fight of Gods. Permainan itu dianggap melecehkan berbagai agama.

Game yang bisa diunduh melalui Steam itu menampilkan pertarungan dengan karakter yang di antaranya menyerupai Buddha dan Yesus.

Game keluaran PQube ini resmi tidak bisa diakses oleh pengguna internet di Indonesia sejak Kamis sore (14/9/2017).

(Plt) Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kemkominfo, Noor Iza, mengatakan, Rabu (13/9/2017) lalu Ditjen Aplikasi Informatika telah mengirim email kepada publisher game tersebut.

Intinya, meminta PQube untuk memblokir Fight of Gods di Indonesia atau melakukan geoblocking. Kemkominfo memberi tenggang pelaksanaan geoblocking itu selama 2×24 jam sejak email tersebut dikirim.

“Kemarin sore (Rabu). Tepat pukul 15.00, PQube telah memberi tanggapan atas email kami. Isinya menginformasikan bahwa game Fight of Gods sudah tidak tersedia bagi pengguna di Indonesia,” tutur Noor Iza kemarin.

Benar saja, saat dicek melalui kanal pencarian game Steam, sudah tidak ditemukan lagi game berjudul Fight of Gods. Berbeda dengan kasus Telegram Channel yang setelah mengikuti aturan yang berlaku di Indonesia kemudian dibuka kembali blokirnya, untuk kasus satu ini, Indonesia sudah menuntup pintu.

Kemkominfo menegaskan bahwa game tersebut tidak akan pernah mendapat izin untuk diakses di Indonesia. “Totally tidak bisa diakses lagi di Indonesia,” ucap Noor Iza.
Wakil Ketua Komisi X (bidang pendidikan) DPR Ferdiansyah merespon positif penutupan akses permainan yang melecehkan agama itu.

Dia menegaskan bahwa Indonesia itu negara yang menjunjung tinggi agama dan peradaban. Menurut politisi Golkar itu, game tadi bisa menjadi infiltrasi merusak ideologi Pancasila. “Sila pertama Pancasila itu soal ketuhanan. Game itu sangat bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila,” jelasnya.



loading...

Feeds