Pangkostrad : Saya Tidak Mau Dikawinkan, Saya Mau Cari Istri Sendiri

Edy saat mengelar konferensi pers di Aula Primbana, Jalan Ngumban Surbakti, Kota Medan pada Minggu (17/9/2017).
foto : sdf/pojoksumut

Edy saat mengelar konferensi pers di Aula Primbana, Jalan Ngumban Surbakti, Kota Medan pada Minggu (17/9/2017). foto : sdf/pojoksumut

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Pangkostrad, Letjend TNI Edy Rahmayadi serius maju di Pilgub Sumatera Utara (Sumut) tahun 2018, namun dia tetap kukuh ingin didampingi pasangan (calon wakil gubernur) yang dia cari sendiri.
Saat konferensi pers dengan awak media di Kota Medan, Edy mengatakan dirinya harus jadi nomor 1 (calon Gubernur), hanya saja hingga kini dirinya masih belum bisa memastikan siapa calon pendampingnya di Pilgub Sumut.

 

“Dengan Ijeck (tokoh Sumut) bisa. Saya juga sudah kenal dengan dia. Kita cari yang terbaik untuk masyarakat,” ujar Edy di Aula Primbana, Jalan Ngumban Surbakti, Kota Medan pada Minggu (17/9/2017).
Dia mengatakan dirinya sudah melamar ke semua partai politik. Hal itu dia lakukan lantaran dirinya tidak memiliki partai (bukan kader partai) untuk maju di Pilgub Sumut.

“Saya melamar ke semua partai karena saya tidak punya partai, ya tergantung partai itu. Partai yang menyatakan sudah mendukung ada. Tapi nanti kita beri tahu setelah ada SKnya. Kan bisa saja berubah. Mana tahu ada calon yang lebih baik dari saya menurut partai itu,” katanya.

Dia mengatakan, keharmonisan antara gubernur dengan wakilnya sangat berpengaruh terhadap pembangunan Sumut.

Menurutnya, banyak gubernur Sumut terdahulu yang sering bertengkar hingga berdampak buruk pada program pembangunan di Sumut.
“Kapan Sumatera Utara ini dibangun kalau Gubernur ribut terus dengan wakil. Saya tak mau dikawinkan. Saya mau cari istri (wakil) sendiri,” pungkasnya. (sdf/pojoksumut)



loading...

Feeds