Mabuk Tuak! Cabuli Tetangga, Ketahuan Anaknya, Sempat Minta Maaf sebelum Kabur

Tersangka diamankan Polres Sibolga.
foto : Newtapanuli/JPG

Tersangka diamankan Polres Sibolga. foto : Newtapanuli/JPG

POJOKSUMUT.com, SIBOLGA-JZ (34), seorang residivis berbagai kasus harus kembali merasakan pengapnya sel tahanan. Kali ini, dia ditangkap usai dilaporkan ibu rumah tanggga (IRT) yang tak lain tetangganya.

Pasalnya, dia telah mencabuli ibu empat anak tersebut.

Aksinya diawali sepulang minum tuak, Rabu (13/9/2017) lalu, sekira pukul 04.00 dini hari WIB, dia nekat masuk ke rumah tetangganya itu.

Kasubbag Humas Polres Sibolga Iptu Ramadhan Sormin menjelaskan, pelaku yang merupakan warga Kelurahan Pancuran Dewa, Kecamatan Sibolga Sambas, langsung ditangkap setelah korban berinisial Re (41) itu melaporkan kejadian tersebut ke Polres Sibolga dua jam setelah kejadian itu.

Diterangkan, dalam laporan korban, diceritakan bahwa saat itu dia dan empat anaknya sedang tidur di kamar. Tiba-tiba, korban mendengar suara seng rumahnya berbunyi, seperti ada yang menginjak. Korban kemudian bangun dan pergi ke arah kamar mandi. Dia memeriksa setiap sudut, mencaritahu sumber bunyi tersebut, namun tidak menemukan apapun.

Kemudian, korban kembali ke kamar dan tidur dengan anak-anaknya. Beberapa saat kemudian, korban kembali terjaga dan kaget melihat seorang pria, yakni pelaku, sedang jongkok di depan tempat tidurnya.

“Sontak korban berteriak minta tolong setelah melihat pelaku yang dia kenal, yang ternyata tetangganya,” terang Sormin, Selasa (19/9/2017) seperti dilansir New Tapanuli (Jawa Pos Group).

Melihat korban menjerit, pelaku langsung membekap mulut korban dengan tangannya lalu menindih korban.

Korban berusaha melakukan perlawanan dengan menendang pelaku. Namun, pelaku terus berusaha untuk dapat menyetubuhi korban. Dia mencekik dan (maaf) meremas bagian sensitif tubuh korban.

“Korban mendorong tubuh pelaku yang membekap mulutnya,” tutur Sormin.

Tak berapa lama, salah seorang anak korban terbangun dan langsung menjerit setelah melihat ibunya ditindih oleh pelaku. Dan, pelaku pun kabur meninggalkan korban dan anaknya.

“Pelaku lari ke arah belakang rumah korban setelah anak koran menjerit minta tolong,” ungkapnya.



loading...

Feeds