Lagi! Pelaku Begal Ditembak Mati Polisi, Beraksi di Medan Petisah

Pelaku begal yang ditembak mati  petugas Polrestabes Medan, Minggu (1/10/2017).
foto : ist

Pelaku begal yang ditembak mati petugas Polrestabes Medan, Minggu (1/10/2017). foto : ist


POJOKSUMUT.com, MEDAN
-Jajaran Polrestabes Medan sepertinya benar-benar tak memberi ampun kepada pelaku aksi kejahatan jalanan terutama begal. Buktinya, kali ini satu dari dua pelaku begal ditembak mati.

Penembakan hingga pelaku tewas ini tentu bukan yang pertama. Beberapa hari lalu, polisi juga menembak mati pelaku begal sadis terhadap supir grab car dan bike.

Kali ini, pelaku yang diketahui berinisial A didor polisi pada bagian kepala belakangnya hingga tersungkur ke aspal, Minggu (1/10/2017) dini hari. Sedangkan rekannya berhasil kabur.

Informasi yang dihimpun, aksi dua kawanan begal yang dilengkapi senjata pistol dan tajam tersebut terjadi di seputaran Jalan Kangkung, Kelurahan Petisah Hulu, Kecamatan Medan Petisah.

Ketika itu, korban bernama Rindi Aprinianda (21) warga Jalan Starban Gang Lurah Ujung, Kecamata Medan Polonia dan Toni (16) warga Jalan Starban Gang Balai Desa sedang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio BK 6962 UW. Korban hendak membeli makanan.

Namun, secara tiba-tiba korban dihentikan oleh kedua pelaku dan mengancam menggunakan senjata pistol. Pelaku lalu berusaha merampas sepeda motor korban dengan mengambil kunci kontak.

“Saya bersama adik saya hendak membeli makanan dengan mengendarai sepeda motor. Namun, tiba-tiba dihadang mereka (pelaku) sambil menodong pistol ke arah kepala saya. Mereka lalu bilang segera menyerahkan sepeda motornya,” ungkap korban.

Akan tetapi, korban memberikan perlawanan sehingga terjadi keributan di lokasi kejadian dan didengar oleh seorang anggota Satres Narkoba Polrestabes Medan yang secara kebetulan berada di lokasi.

Polisi pun langsung menghampiri mereka. Namun ketika didatangi, pelaku berupaya membawa kabur kendaraan korban.

Melihat itu, anggota polisi tersebut memberikan tembakan peringatan. Akan tetapi, pelaku A tetap saja berusaha melarikan diri. Sementara rekannya telah kabur lebih dulu.



loading...

Feeds