Anda Pelaku UMKM Korban Pungli? Yuk Lapor ke Posko Pengaduan Ini

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Pungutan liar (Pungli) menjadi momok bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Sumatera Utara.

Untuk mengatasi hal tersebut, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan dan Forda UKM Sumut membentuk Posko Pengaduan di beberapa daerah rawan.

“Posko Pengaduan ini bertujuan untuk mengumpulkan bukti-bukti kasus Pungli yang menimpa pelaku UKM. Bersama Forda UKM Sumut, kami akan mendampingi masalah ini,” ujar Direktur LBH Medan, Surya Adinata, Senin (2/10/2017).

Posko Pengaduan ini dibuka selama satu bulan sejak diaktifkan hari ini. Sebab, kata Surya iklim usaha yang kondusif merupakan hak pelaku UMKM.

“Karenanya, sudah semestinya pelaku UMKM terbebas dari aksi-aksi sweeping, pungli dan intimidasi,” tegasnya.

Surya menjelaskan posko ini tersebar di lima titik di Sumatera Utara, yakni Medan, Binjai, Serdangbedagai, Tebingtinggi dan Kisaran. Meski hanya lima, namun posko-posko ini diharapkan bisa mencapai banyak wilayah.

Misalnya, Posko Pengaduan Binjai akan sekaligus menjadi posko pengaduan bagi pelaku UMKM di Langkat, sedangkan Posko Serdangbedagai mencakup wilayah Deliserdang dan Posko Tebingtinggi untuk meng-cover hingga Pematangsiantar.

“Jika dalam perkembangannya kita ada menemukan kasus serupa di daerah lain, tidak tertutup kemungkinan kita akan membuka posko tambahan dan menambah durasinya,” ujarnya didampingi pengurus Forda UKM Sumut.
Surya mengimbau pelaku UMKM mau bersuara dan memperjuangkan haknya jika dipungli. “Teman-teman pelaku usaha silakan melapor ke Posko pengaduan. Bawa bukti-bukti yang lengkap sehingga lebih mudah membuktikannya. Kami siap mendampingi,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Forda UKM Sumut, Fachriz Tanjung menambahkan kondisinya selama ini pelaku UMKM disibukkan dengan mengurus usahanya. “Sampai membaca UU tentang UMKM-pun mereka tidak sempat. Begitulah analogi kondisi pelaku UMKM kita. Mereka terlalu sibuk untuk hal lain,” kata Fachriz.



loading...

Feeds