Jamu Persibat, PSMS Tak Punya Pilihan Lain, Hanya Menang!

Djanur dan asistennya Edy Syahputra.

Djanur dan asistennya Edy Syahputra.

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Perjuangan PSMS Medan untuk mencapai kompetisi Liga 1 menemui jalan teramat terjal. Hingga saat ini, Legimin Raharjo dkk baru mengemas satu poin di grup B babak 16 Besar liga 2.

PSMS terdampar di posisi ketiga atau hanya unggul selisih gol dari Persita, penghuni dasar klasemen. Sementara PSIS Semarang dan Persibat Batang menduduki posisi satu dan dua dengan poin 7.

Kini, kesempatan untuk lolos sebagai dua tim terbaik dari grup ini terpampang saat menjamu Persibat di Stadion Teladan, Selasa (3/10/2017) sore (kick off pukul 16.00 WIB).

Baca Juga : PSMS v Persibat Gagal Tanding Malam Hari, Gara-gara Ini
Baca Juga : Lawan PSMS Besok, Persibat Waspadai Dua Lini Ini

Tak ada kata lain untuk menang bagi tim besutan Djajang Nurjaman ini di tiga laga sisa dimulai dengan melawan Persibat (dua lainnya bertandang ke Persita dan menjamu PSIS). Sebab, kalah di laga ini, maka peluang menatap Liga 1 terbang dengan sia-sia.

Pelatih PSMS, Djajang Nurjaman mengatakan PSMS masih punya peluang asal mau bekerja lebih keras lagi. “Saya sudah bilang ke pemain kalau saat ini belum kiamat. Masih ada peluang jika mereka ada kemauan dan kerja keras,” ujarnya, Selasa (2/10/2017).

Djanur-sapaan akrabnya, sudah menyiapkan strategi untuk melawan Persibat jika besok tim tamu memaksa Ayam Kinantan bermain bertahan untuk mencuri poin.

Mantan pelatih Persib tersebut sudah cukup tahu permainan Persibat berbekal pertandingan keduanya, Jumat (29/9/2017) yang berakhir kekalahan PSMS 0-1.

“Kami sudah tahu gaya bermain mereka. Kalau mereka lebih banyak bermain bertahan, kami sudah siapkan strategi untuk itu. Dan pastinya kami ingin meraih kemenangan di Teladan,” ungkapnya.

Dalam laga ini, PSMS terpaksa kembali tampil tidak full. Pasalnya, Derry Erlangga harus absen karena terkena hukuman larangan bermain satu laga oleh Komdis PSSI imbas lawan PSIS di Semarang. Sedangkan, Dimas Drajad juga belum pulih.

Perubahan mungkin terjadi dalam line up. Terutama di lini belakang, setiap laga PSMS melakukan perubahan komposisi. Saat menghadapi PSIS, Djanur menduetkan Budi Hargo dan Wanda. Kemudian saat bersua Persita, duet Hardiantono dan Wanda menjadi pilihan. Perubahan kembali terjadi saat bersua Persibat, Djanur menempatkan bek barunya Roni Fatahillah bersama Wanda. Kembali fitnya Hardiantono membuat Djanur punya opsi menduetkannya dengan Wanda atau Roni.

“Hardiantono sudah fit dan siap diturunkan. Sedangkan Dimas Drajad perlu istirahat sekitar tiga pekan untuk pemulihan cedera hamstringnya,” timpal Asisten pelatih PSMS, Edy Syahputra.



loading...

Feeds