Begini Reaksi Djanur Saat Suporter Memintanya Keluar dari PSMS

Djanur menuju ruang ganti pemain usai pertandingan lawan Persibat Batang, di Stadion Teladan, Selasa (3/10/2017).
foto : nin/pojoksumut

Djanur menuju ruang ganti pemain usai pertandingan lawan Persibat Batang, di Stadion Teladan, Selasa (3/10/2017). foto : nin/pojoksumut

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Posisi PSMS yang tidak aman di grup B babak 16 Besar Liga 2 membuat publik Medan berharap banyak pada laga lawan Persibat Batang.

Meski akhirnya menang skor 2-1 di Stadion Teladan, Selasa (3/10/2017) sore, namun raihan tiga angka ini bukanlah mudah.

PSMS baru bisa memastikan kemenangan pada menit 88 lewat titik penalti yang dieksekusi I Made Wirahadi. Sebelumnya Wirahadi mencetak gol menit 49 dan disamakan pemain Persibat Honi Makrufan menit 75.

Sepanjang menanti gol kemenangan tepatnya 15 menit menuju pertandingan babak kedua usai, suara-suara kritikan suporter yang mulai haus kemenangan dan prestasi atas klub kesayanganya  menggema di stadion.

Tercatat ada tiga hal yang terdengar nyaring, revolusi manajemen PSMS, Ketua Bidang Kompetisi dan Pembinaan PSMS, Julius Raja diminta angkat kaki dari tim dan tak luput nama Pelatih PSMS, Djajang Nurjaman juga diminta keluar.

“Raja keluar, Djanur keluar,” teriak suporter dari tribun terbuka.

Beruntung gol kemenangan PSMS lahir dari kemelut di kotak penalti Persibat yang berujung hadiah penalti pada menit 88.

Teriakan tersebut akhirnya berhenti hingga pertandingan selesai Bahkan usai memberikan keterangan dengan media, beberapa suporter mengajaknya berfoto bersama.

Djanur-sapaan akrab Djajang Nurjaman, yang diminta pendapatnya tentang aksi suporter ini mengaku tak mendengar hal tersebut, karena dirinya fokus dengan jalannya pertandingan.

Namun, ketika diberitahu awak media, Djanur mengatakan memaklumi aksi suporter.

“Oke kalau begitu saya maklumi, ekspektasi mereka minta lebih, terserah. Sekali lagi, saya memang tidak bisa memperbaiki apa-apa. Saya datang ke sini, perang (kompetisi) sudah dimulai,” jelasnya usai pertandingan.

Pun demikian, dia memiliki harapan untuk suporter di Medan.

“Terus suport kami walau peluang lolos cukup berat. Artinya kami akan berusaha maksimal di lapangan, dan kami sangat berterima kasih, dukuungan moril dan supportnya. Enggak apa-apa, saya legowo dengan hal yang seperti itu (kritikan suporter),” jelasnya.

Lawan Persibat di Stadion Teladan adalah kemenangan pertama Djanur sejak menangani PSMS. Sebelumnya, kontra PSIS kalah0-1 di Semarang, kemudian imbang 1-1 lawan Persita di Stadion Teladan, dan kalah 0-1 lawan Persibat di Jawa Tengah. (nin/pojoksumut)



loading...

Feeds