Tegas! 45 Pegawai Lapas Terlibat Narkoba, Kemenkumham Sumut Ajukan Pemecatan

Ilustrasi narkoba

Ilustrasi narkoba

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara (Kanwil Kemenkuham Sumut) segera mengajukan pemecatan dengan tidak hormat (PDTH) kepada 45 pegawai Lapas dan Rutan di Sumut. Sebab, ke-45 pegawai itu terlibat narkoba.

“Terlibat narkoba diberhentikan, karena itu virus. Ada 45 orang saya ‘kerangkeng’ dan menunggu pemberhentian (pemecatan) saja. Ini saya sedang usulkan pemecatan,” ujar Kepala Kanwil Kemenkuham Sumut, Liberti Sitinjak, Selasa (3/10/2017).

Dia menyatakan, pihaknya dengan tegas tidak ada ampun bagi petugas Lapas dan Rutan yang terlibat narkoba. Meski ada solusi yang lain seperti dilakukan rehabilitas, namun hal itu bukan solusi.

“Pemecatan adalah solusi. Kalau direhab apakah ada jaminan menjadi baik,” kata Liberti.

Ia membeberkan, walau dalam pengawasan pihaknya puluhan pegawai itu tetap saja masih mengkonsumsi narkoba. Bahkan, setelah dilakukan tes urin hasilnya tetap positif narkoba.

“Tidak jaminan direhab, ‎sudah 4 bulan disini tetap saja positif. Saya lakukan tes secara sporadis (acak), tetap saja positif narkoba. Ini mau diperlihara, virus-virus tidak benar mau diperlihara lagi,” tegasnya.



loading...

Feeds