Polisi Tembak Mati Dua Pengedar 2 Kg Sabu Asal Aceh

Kasat Reserse Narkoba Polrestabes Medan AKBP Gand menunjukkan barang bukti yang disita dari pemilik 2 Kg sabu.

Kasat Reserse Narkoba Polrestabes Medan AKBP Gand menunjukkan barang bukti yang disita dari pemilik 2 Kg sabu.

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Dua pengedar sabu asal Aceh tewas ditembak di Medan. Keduanya yakni NS dan B terpaksa ditembak karena melawan petugas saat dilakukan pengembangan.

Dari tangan keduanya, petugas menyita 2 kilogram sabu. Sabu itu berasal dari Aceh.

Kasat Reserse Narkoba Polrestabes Medan AKBP Ganda MH Saragih mengatakan, pengungkapan peredaran narkoba itu berawal dari informasi yang diperoleh pihaknya. Di mana, ada informasi akan terjadi transaksi di kawasan Jalan Besar Tembung.

“Setelah diselidiki ternyata benar, lalu B dan NS disergap. Dari keduanya, disita 2 kg sabu-sabu dalam bungkus plastik bening. Selain itu, turut diamankan 2 unit telepon selular dan 1 unit sepeda motor Yamaha Mio yang digunakan tersangka,” ujar Ganda dalam keterangan pers, Rabu (4/10/2017).

Disebutkannya, dari keterangan yang diperoleh saat penangkapan, NS ternyata merupakan residivis yang pernah terlibat perkara narkotika. NS juga diketahui telah puluhan kali menjual narkotika dalam jumlah besar. Selain di Medan dia juga melakukan transaksi di Jambi.

“Diperkirakan sudah puluhan Kg yang dijual tersangka. Dia memang target kita,” sebut Ganda.

Ia membeberkan, menurut pengakuan tersangka, sabu itu diperoleh dari O dan J yang bertemu di kawasan Simpang Pemda, Kecamatan Medan Tuntungan. Petugas pun kemudian membawa mereka ke lokasi yang disebutkan. Namun, sesampai di lokasi O dan J tidak ditemukan.

“Ternyata kita dikelabui. Tersangka NS mengambil pistol rakitan berupa revolver dan B mengambil pisau belati yang disimpan di lokasi untuk menyerang petugas. Kita beri tembakan peringatan, mereka tetap melakukan perlawanan sehingga kita beri tindakan tegas. Di perjalanan menuju RS Bhayangkara Medan, keduanya meninggal dunia,” beber Ganda.

Ditambahkan dia, pihaknya hingga masih menyelidiki dan mendalami jaringan sindikat narkoba tersebut. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds