Pentingnya Perhatikan Kemasan dan Kandungan Gizi Pangan Kemasan

foto : fir/pojoksumut

foto : fir/pojoksumut

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Nutricia Sarihusada berkomitmen untuk mewujudkan pangan yang aman melalui pemenuhan kebutuhan nutrisi, yang sesuai bagi anak-anak Indonesia. Oleh karena itu, setelah sukses dengan kampanye ‘Gerakan Membaca Label” setahun silam, kini Nutricia Sarihusada mengkampanyekan ‘Pangan Aman, Hidup Sehat’.

Communications Director Grup Danone di Indonesia, Arif Mujahidin menuturkan, kampanye ini untuk mengajak para orang tua khususnya kaum ibu agar memahami pangan yang aman secara holistik, demi hidup lebih sehat bagi seluruh anggota keluarga. Sebab, di era modern saat ini kehidupan masyarakat tidak bisa dilepaskan dari pangan kemasan yang beragam jenisnya.

“Kampanye ‘Pangan Aman, Hidup Sehat’ merupakan wujud nyata komitmen Nutricia Sarihusada selaku produsen terhadap para konsumen. Komitmen ini kami wujudkan melalui berbagai kanal, salah satunya adalah melalui kanal media digital Nutrisi Untuk Bangsa. Hal ini kami lakukan agar masyarakat indonesia secara luas dapat menjangkau seluruh informasi yang ada dengan distribusi konten yang kaya akan visual dan mudah dicerna,” ujar Arif dalam temu ramah tamah di salah satu rumah makan kawasan Jalan Teuku Daud, Medan, Kamis (5/10/2017).

Turut hadir pakar pangan aman Pakar nasional, Halim Nababan dan praktisi gizi dari USU DR dr Dina Keumalasari M Gizi SpGK.

Menurut Arif, dengan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pangan yang aman diharapkan nantinya masyarakat menjadi konsumen yang cerdas dan bijak dalam memilih dan mengonsumsi produk pangan kemasan, seperti susu yang terfortifikasi (mempertahakan dan memperbaiki kualitas gizi).

“Sudah merupakan tanggung jawab orang tua untuk memastikan bahwa makanan dan minuman yang dikonsumsi oleh keluarga bersifat aman. Terlebih apabila anak-anak berada dalam masa pertumbuhan emas. Intervensi yang tepat dari orang tua dalam hal pangan kemasan aman akan berdampak besar pada kualitas anak-anak Indonesia ke depannya,” kata Arif.

Pakar Pangan Aman nasional, Halim Nababan mengatakan, pangan kemasan banyak dijual secara retail, berbeda dengan pangan segar seperti buah dan sayur. Oleh karenanya, pangan kemasan harus aman dikonsumsi karena untuk menjaga kesehatan tubuh, pertumbuhan dan lain sebagainya.

“Pangan kemasan aman itu diproduksi dengan memperhatikan praktik keamanan pangan itu sendiri, mulai dari teknologi, proses produksi hingga distribusi sampai ke tangan konsumen. Dengan kata lain, harus sesuai regulasi yang memenuhi standar seperti memiliki nomor izin edar dari lembaga pengawas pangan atau Badan POM,” ungkapnya.

Disebutkan dia, selain itu pangan kemasan aman harus transparan dan mampu memberikan informasi yang sangat jelas pada kemasannya. Dengan begitu, konsumen memahami apakah pangan kemasan itu memang dibutuhkannya atau tidak.

“Pangan kemasan yang aman dan bermutu memiliki pengaruh bagi kesehatan manusia. Orang tua harus memiliki pemahaman yang mendalam tentang prinsip pangan kemasan yang aman beserta pengetahuan konsumsi yang tepat, agar seimbang dan sesuai dengan kelompok usia, serta jangan dilupakan penyajian yang tepat,” sebut Halim.



loading...

Feeds