Harga Cabai di Medan Pedas, Dijual 50 Ribuan/Kg

Cabai merah 
foto ; pixabay

Cabai merah foto ; pixabay

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Harga cabai merah kian ‘pedas’. Dalam sepekan terakhir harga bumbu dapur ini kembali meroket.

“Cabai merah dibanderol di atas Rp50 ribu per kg. Bahkan, saat ini pedagang ada yang menjual dikisaran harga Rp52 ribu per kg,” ujar Ketua Tim Pemantau Harga Pangan Sumut, Gunawan Benjamin, Jumat (6/10/2017).

Menurut dia, kenaikan harga cabai ini sangat membebani konsumen. “Sinyal kenaikan harga cabai sudah terlihat 2 minggu setelah perayaan Idul Adha,” cetusnya.

Dikemukakannya, kenaikan harga cabai semestinya sudah harus diwaspadai jauh-jauh hari. Sebab, kenaikan harga terjadi saat transaksi belanja normal.

“Aneh juga memang kenaikan harga cabai beberapa pekan terakhir ini. Karena, tanpa ada konsumsi yang mengalami kenaikan dan tidak ada perayaan keagamaan atau hari besar lain,” ucapnya.

Gunawan berpendapat, sebenarnya sejak awal tahun ini sudah mengkhawatirkan bahwa ada kemungkinan pola pergerakan harga cabai yang mirip di tahun 2016. Sebab, tanaman cabai memiliki usia yang sangat pendek.

“Jika serentak ditanam, maka harga cabai bisa turun tajam. Sedangkan disaat tanamannya tidak produktif lagi, maka harganya mengalami kenaikan yang signifikan,” ujarnya.

Oleh sebab itu, lanjutnya, apabila pola tanam sama, pola konsumsi sama dan tidak ada pola kebijakan yang sifatnya antisipatif, maka cabai akan mengulang kenaikan yang serupa dalam kurun waktu yang sama.

“Kalau dikaitkan dengan ulah spekulan, saya pikir cabai bukanlah komoditas yang gampang dispekulasikan. Karena, karakternya itu cepat busuk. Kecuali, spekulan dilengkapi dengan bantuan teknologi seperti cold storage atau ice box,” beber Gunawan.

Ia menambahkan, sebaiknya pemerintah daerah sejak dini melakukan investigasi untuk mencegah pola kenaikan serupa pada harga cabai di masa yang akan datang. Dengan kata lain, jangan dibiarkan berulang. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds