Dua Jalan Tol Baru di Sumut Bakal Picu Pertumbuhan Ekonomi

Dari kiri-kanan, Direktur Teknik PT Jasa Marga Kualanamu , Agus Choliq, Dirut PT Jasa Marga  Kualanamu, Agus Suharjanto dan
Corporate Secretary Jasa Marga M Agus Setiawan berdiri di pintu Gerbang Tol Lubukpakam, bagian dari ruas Jalan Tol Kualanamu-Sei Rampah, Jumat (19/9/2017).

Dari kiri-kanan, Direktur Teknik PT Jasa Marga Kualanamu , Agus Choliq, Dirut PT Jasa Marga Kualanamu, Agus Suharjanto dan Corporate Secretary Jasa Marga M Agus Setiawan berdiri di pintu Gerbang Tol Lubukpakam, bagian dari ruas Jalan Tol Kualanamu-Sei Rampah, Jumat (19/9/2017).

 

POJOKSUMUT.com, MEDAN- Presiden Jokowi direncanakan meresmikan dua ruas tol di Sumut, Selasa (10/10). Dua ruas tol itu adalah Medan-Binjai dan Kualanamu-Tebingtinggi.

Anggota Komisi I DPR Effendi Simbolon menilai, peresmian dua ruas tol itu merupakan bentuk komitmen pemerintahan Presiden Jokowi terhadap pembangunan di Sumut.

Effendi yakin, operasional dua ruas tol ini akan mendorong ekonomi Sumut melaju kencang.

“Kalau dua-tiga tahun ini hanya tumbuh di kisaran 5-6 persen per tahun, saya yakin tahun depan seharusnya bisa tumbuh di atas 6 persen,” kata Effendi Simbolon di Jakarta, Minggu (8/10).

Lebih lanjut, Ketua Umum Punguan Simbolon dohot Boruna Indonesia (PSBI) ini menjelaskan infrastruktur jalan sangat vital untuk menunjang perekonomian daerah atau suatu negara.

“Ada anjuran menyebutkan jika ingin membangun ekonomi maka bangunlah jalan terlebih dulu,” tambahnya.

Politikus PDIP ini mencontohkan Tiongkok yang mampu membangun jalan tol rata-rata sepanjang 3.000 km per tahun sehingga kini memiliki ruas tol lebih dari 40.000 km.

Hasilnya, kinerja ekonomi negara itu sangat mengesankan, mampu tumbuh 7-8 persen per tahun, bahkan sempat rata-rata 10 persen dalam periode 2002-2007, sebelum perekonomian dunia melambat akibat krisis finansial global tahun 2008.

“Bahkan kini Tiongkok menjadi kekuatan baru ekonomi yang sangat diperhitungkan dunia,” ungkap Effendi.

Sedang Indonesia baru memiliki jalan tol sepanjang 738 km. Kebutuhan jalan itulah yang masih dihadapi Indonesia, yang berusaha dipenuhi oleh pemerintahan Presiden Jokowi dengan program membangun banyak infrastruktur, termasuk jalan tol seperti di Sumut.



loading...

Feeds