Gawat! Pilkada 2018, KPU Temukan 47 Juta DPT Ganda

Peluncuran Pilgubsu 2018 di hotel Tiara, Senin (9/10/2017).
foto : IST

Peluncuran Pilgubsu 2018 di hotel Tiara, Senin (9/10/2017). foto : IST

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Komisi Pemilihan Umum (KPU) menguak fakta miris jelang momen Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018.

Ketua KPU RI, Arif Budiman menyebutkan persoalan data pemilih tetap (DPT) masih menjadi yang utama di Pilkada 2018.

Sebab, KPU RI menyebut masih ditemukan 47 juta data ganda.

Dia mengungkapkan pada saat pemilu 2014 lalu jumlah pemilih nasional mencapai 192 juta, dan dia memprediksi jumlah pemilih naik menjadi 195 juta pada pemilu 2019 mendatang.

Disebutkannya, 70 persen dari DPT 2019 ada di Pilkada 2018. “Sejauh ini baru 145 juta data pemilih yang dipastikan tunggal,” ujar Arif kepada wartawan usai peluncuran Pilgubsu 2018 di hotel Tiara, Senin (9/10/2017).

Pihaknya, lanjut Arif sudah berkoordinasi dengan Dirjen Dukcapil Kemendagri untuk memperbaiki 47 juta data pemilih lainnya.

Di mana, pihak Dirjen Dukcapil menargetkan seluruh masyarakat sudah melakukan perekaman e-KTP paling lambat Desember 2018.

“Sejauh ini e-ktp sudah semakin baik. Dirjen Dukcapil menyebut bahwa tinggal 3 persen penduduk yang seharusnya sudah memiliki e-ktp namun belum melakukan perekaman. Jadi di Pemilu 2019 diharapkan sudah 100 persen data pemilih itu dipastikan ketunggalannya,” terangnya.

Mengenai persiapan pilkada 2018, Arif menyebut ada 3 hal yang dapat mengukur kesiapan Pilkada. Pertama, personil. Kedua, anggaran. Ketiga, logistik.

“Untuk personil sudah siap. Seluruh komisioner ada, tidak ada yang mengundurkan diri. Anggaran juga sudah, terakhir itu Provinsi Papua yang menandatangani NPHD (Naskah Perjanjian Hibah Daerah). Logistik memang belum bisa dilihat saat ini, karena memang belum waktunya proses pengadaan,” jelasnya.



loading...

Feeds